Breaking News:

Puncak Badai La Nina Diperkirakan Desember, BPBD Cianjur Imbau Warga Selalu Waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengatakan bahwa puncak dari badai la Nina diperkirakan Desember sampai Januari.

Editor: dedy herdiana
Science Daily
Ilustrasi cuaca ekstrem 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengatakan bahwa puncak dari badai la Nina diperkirakan Desember sampai Januari.

Hal tersebut akan ditandai dengan meningkatnya curah hujan disertai dengan cuaca buruk.

La nina merupakan siklus tahunan yang sering terjadi sehingga diperlukan kewaspadaan khusus terhadap daerah-daerah yang disinyalir rawan terjadi bencana.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Rudi Wibowo mengatakan, sesuai dengan surat edaran Bupati, masyarakat diimbau untuk waspada terutama untuk Retana disetiap bencana harus turun.

Baca juga: Tsunami Ancam Cilegon Banten saat Nataru, Sukabumi Jabar Masuk Zona Rawan Bencana Serupa

“Kami lebih siaga, karena puncaknya akhir dan awal tahun, tentunya kepedulian terhadap bencana harus lebih ditingkatkan,” kata Rudi, Rabu (1/12/2021).

Rudi mengatakan, meskipun saat ini masih status siaga namun BPBD Kabupaten Cianjur tetap meminta warga untuk selalu siaga, terlebih jika bencana alam akan semakin sering terjadi.

“Mudah-mudahan tidak terjadi bencana, ya jangan sampai terjadi bencana apalagi bencana besar, kita lebih waspada aja,” ujarnya.

Menurut Rudi, saat ini banyak yang menjadi korban bencana alam memang karena banyak yang membuat pemukiman di daerah yang memang rawan terjadi bencana.

“Seperti di lereng atau di bukit kan membuat rumah, atau di bantaran sungai itu kan tidak boleh, karena sangat bahaya, walaupun kita sudah memasang rambu agar tidak membuat disitu, tapi mau gimana karena kan punya tanahnya disitu,” katanya.(fam) 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved