Breaking News:

Sepanjang 140 Kilometer Jalan Kabupaten Rusak, Termasuk Akses Menuju Sejumlah Objek Wisata

Total kerusakan jalan Kabupaten di Kuningan hingga akhir tahun sekarang, ada sepanjang 140 kilometer rusak parah

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Sepanjang 140 Kilometer Jalan Kabupaten Rusak, Termasuk Akses Menuju Sejumlah Objek Wisata
Istimewa
Warga memvideokan kondisi jalan rusak di Desa Rambatan Kec Ciniru Kuningan.

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Total kerusakan jalan Kabupaten di Kuningan hingga akhir tahun sekarang, ada sepanjang 140 kilometer rusak parah. Kerusakan ruas jalan itu termasuk akses menuju sejumlah objek wisata dan jalan pada umumnya di Kuningan.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Dinas PUTR Kuningan, Wawan Ridwan saat memberikan keterangan di Aula Desa Garatengah, Kecamatan Jalaksana, seusai melangsungkan agenda kunjungan pembangunan jalan lingkar timur bareng Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, Selasa (30/11/2021).

Wawan Ridwan menyebut kerusakan jalan itu memang selama dua tahun terakhir tidak melaksanakan rekonstruksi fasilitas umum. Terlebih dengan kondisi musim penghujan seperti saat sekarang berlangsung.

Baca juga: Warga Balongan Indramayu Pasang Spanduk Protes, Keluhkan Jalan Rusak dan Berdebu

Baca juga: Akibat Jalan Rusak, Pemotor di Indramayu Alami Luka Berat Hingga Pingsan, Langsung Dibawa ke RS

"Selama dua tahun kita tidak rekonstruksi jalan umum. Karena recofusing dan untuk sekarang juga tidak mungkin ada pengerjaan, selain anggaran tidak ada juga lagi musim hujan," katanya.

Nihilnya anggaran untuk perbaikan fasilitas umum, kata Ridwan yang juga mantan Sekretaris DPRD Kuningan, berharap kepada DPRD Kuningan bisa memposisikan anggaran untuk kenyamanan fasilitas umum.

"Ya berharap pak Ketua Dewan (Nuzul Rachdy) bisa mengalokasikan anggaran tersebut. Selain itu, mudah - mudahan tidak meleset.

Kita dapat bantuan anggaran untuk jalan di lima ruas, seperti Jalan Cimara - Pasawahan, Jalan Sukaharja - Cibingbin dan jalan daerah perbatasan lainnya," katanya. (*) 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved