Breaking News:

PWNU Jabar Lebih Sepakat Muktamar NU Diundur ke Januari 2022, Dukung Saran 9 Kiai Sepuh

PWNU Jawa Barat sendiri, dikatakan dia, mayoritas mendukung Muktamar NU untuk sebaiknya digelar pada Januari 2022 nanti.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Indramayu, KH Juhadi Muhammad. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Juhadi Muhammad menilai, pelaksanaan Muktamar ke-34 NU sebaiknya diundur ke Januari 2022.

Pihaknya juga mendukung saran yang buat oleh 9 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) soal pengunduran jadwal tersebut.

PWNU Jawa Barat sendiri, dikatakan dia, mayoritas mendukung Muktamar NU untuk sebaiknya digelar pada Januari 2022 nanti.

"Dan ini juga sesuai instruksi dari kiai sepuh, ada 9 orang kiai sepuh yang menyarankan untuk diundur," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Jumat (26/11/2021).

Menurut KH Juhadi Muhammad, dengan diundurnya jadwal Muktamar NU yang semestinya digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung ke Januari nanti, akan membuat persiapan lebih matang.

Poin lainnya, karena alasan kesehatan yang harus lebih diutamakan.

"Kalau tanggal 23-25 itu tidak memungkinan karena ada PPKM level 3, jadi lebih baik dimundurkan, dari pada kita memaksakan karena kesehatan itu lebih penting," ujar dia.

Di sisi lain, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diketahui menerbitkan Surat Perintah pelaksanaan Muktamar NU.

Dalam surat yang ditujukan kepada Panitia Pengarah Muktamar ke-34 dan Panitia Pelaksana Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama, agar muktamar NU digelar pada 17 Desember 2021.

Baca juga: Bareng PPKM Level 3, Muktamar NU Akhirnya Ditunda, Khawatir Terjadi Gelombang Ketiga Covid-19

Isi surat tersebut juga memerintahkan agar panitia segera mengambil langkah-langkah terukur untuk menyelenggarakan Muktamar NU ke-34 pada tanggal 17 Desember 2021.

Meski demikian, KH Juhadi Muhammad mengatakan, pihaknya belum menerima surat keputusan tersebut.

Pihaknya juga masih menunggu adanya keputusan resmi dari PBNU.

"Tapi kalau soal dimajukan atau dimundurkan, kami sepakat dimundurkan," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved