Breaking News:

Bos Daging Anjing Diringkus Polisi, Puluhan Warung Olahan Daging Anjing Banyak Beroperasi di Solo

Organisasi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) menyambut baik dengan penangkapan bos daging anjing di Kabupaten Sukoharjo.

Editor: Mumu Mujahidin
TribunSolo.com/Erlangga Bima-Istimewa
Nasib GTS (40) asal Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang disikat Polres Sukoharjo saat jumpa pers bersama Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho, Kamis (25/11/2021). Penampakan anjing-anjing yang akan jadi santapan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang bos daging anjing di Solo, Jawa Tengah ditangkap polisi.

Organisasi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) menyambut baik dengan penangkapan bos daging anjing di Kabupaten Sukoharjo.

Koordinator Nasional Koalisi DMFI, Karin Franken mengatakan sudah seharusnya saat ini pemerintah bertindak tegas terkait perdagangan anjing ini.

"Memang sudah waktunya, pemerintah tegas karena kegiatan ini memang ilegal, dan tentunya sangat kejam," ujar Karin kepada TribunSolo.com, Jumat (26/11/2021).

Lanjutnya, saat ini wilayah Jawa Tengah secara umum sudah responsif terhadap praktik perdagangan anjing.

Namun di Solo masih banyak ditemui, sehingga dia meminta ada ketegasan.

"Solo masih ada 83 warung (olahan daging anjing) yang kelihatan, mungkin ada lebih banyak lagi," paparnya.

Pihaknya akan terus mendesak Pemkot Solo, untuk segera mengeluarkan peraturan tentang larangan konsumsi daging anjing.

"Iya pasti (akan terus desak pemerintah), Sukoharjo, Karanganyar, Salatiga sudah ada larangan (konsumsi daging anjing) dan bulan depan Semarang juga," paparnya.

 
Konsumsi daging anjing, menurut Karin termasuk kasus yang sangat krusial, karena bisa mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat luas.

Apalagi, sebagian besar anjing di Jawa Tengah didatangkan dari daerah Jawa Barat, yang masih masuk ke dalam kategori rawan rabies.

Baca juga: Suami Istri Mengadopsi Anjing, Malah Tergiur Memakannya, Daging Disantap Habis, Tulangnya Digerogoti

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved