Breaking News:

Peluru Nyasar di Punggung Bocah 10 Tahun Masih Misterius, Kapolsek Cililin Jelaskan Penyelidikannya

Asal peluru nyasar yang bersarang di punggung Muhammad Abdul Aljabar (10) warga Kampung Babakan Cianjur, Bandung Barat, masih misterius

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Warga menunjukan foto korban peluru nyasar dan lokasi kejadiannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Asal peluru nyasar yang bersarang di punggung Muhammad Abdul Aljabar (10) warga Kampung Babakan Cianjur, RT 06/03, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga saat ini masih misterius.

Sebelumnya, peluru nyasar tersebut mengenai anak yang sedang melihat ayahnya memperbaiki ponsel di teras rumahnya pada Minggu (21/11/2021), hingga akhirnya bocah tersebut harus menjalani operasi pengangkatan peluru di RSHS Bandung. 

Kapolsek Cililin AKP Deni Nurcahyadi mengatakan, untuk mengetahui asal peluru nyasar itu hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan jarak tembak maupun arah peluru tersebut.

Baca juga: Peluru Nyasar yang Bersarang di Punggung Bocah Asal Bandung Barat Sudah Dikeluarkan, Apa Jenisnya?

"Untuk saat ini kami sedang mendalami dan masih dalam penyelidikan yang lebih dalam lagi. Jadi, kami mohon waktu terkait perkembangan kasus ini," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Cililin, Kamis (25/11/2021).

Sementara untuk mengetahui jenis dan ukuran proyektil yang sudah dikeluarkan dari punggung bocah kelas 3 SD itu, pihaknya sudah mengirimkan amunisi tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk dilakukan penelitian.

"Saat ini kami mulai melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami peluru ini jenis apa. Kami sudah mengirimkan amunisi tersebut ke Labfor Mabes Polri di wilayah Bogor, Sentul," kata Deni.

Atas hal tersebut, kata dia, pihaknya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui dan memastikan jenis dan asal peluru nyasar tersebut.

"Untuk meneliti itu membutuhkan waktu yang sangat lama karena di sana akan diteliti benar-benar. Pelurunya jenis apa, ukurannya berapa," ucapnya.

Baca juga: Bocah 10 Tahun Tiba-tiba Menjerit Kesakitan dan Managis, Ternyata Ada Peluru Nyasar di Punggungnya

Ia mengatakan, peluru itu sudah diangkat dari punggung korban pada Senin (21/11/2021) dan saat itu juga pelurunya langsung diamankan untuk dikirimkan ke Labfor Mabes Polri.

Sementara terkait perkembangan kondisi korban pihaknya memastikan sudah semakin membaik, tetapi dia masih perlu menjalani perawatan di RSHS Bandung untuk proses pemulihan.

"Sekarang sedang proses pemulihan, dan informasi dari pihak rumah sakit masih observasi. Alhamdulillah tidak ada yang mengenai alat vital di dalam tubuhnya," ujar Deni.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved