Breaking News:

Kejari Majalengka Eksekusi Sita Uang Rp 500 Juta dari Terpidana Kasus Korupsi PDSMU

Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka, Jawa Barat, mengeksekusi uang tunai sejumlah Rp 500 juta dari terpidana kasus korupsi PDSMU

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kasi Pidsus Kejari Majalengka, Guntoro Janjang menyerahkan uang pengganti dari terdakwa kasus Korupsi PDSMU ke kas negara. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka, Jawa Barat, mengeksekusi uang tunai sejumlah Rp 500 juta dari terpidana kasus korupsi Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU) di Majalengka.

Kepala Kejari Majalengka, Eman Sulaeman melalui Kasi Pidsus, Guntoro Janjang didampingi Kasi Intelijen, Elan Jaelani mengatakan, uang tunai Rp 500 juta tersebut disita dari terdakwa bernama Junaedi.

Dalam perbuatan korupsi saat itu, Junaedi diketahui menjabat sebagai Direktur PDSMU Majalengka.

"Alhamdulillah, kami telah eksekusi yang tersebut kemarin langsung disetorkan ke kas negara sebagai bagian uang pengganti atas nama terpidana Junaedi," ujar Guntoro Janjang, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Posisi YouTuber Nomor 1 di Asia Tenggara Diambil Ria Ricis, Atta Halilintar Bilang Begini

Dijelaskannya, eksekusi pengembalian uang negara tersebut dilakukan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Bandung nomor: 36/ Pid.Sus-TPK/2021 / PN.Bdg Tanggal 22 September 2021.

Terdakwa Junaedi melanggar Pasal 2, 3, 9 UU No 31 tahun 1999 jo UU No 20, tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penyalahgunaan Dana Usaha pada Perusahaan Daerah (PD) Sindangkasih Multi Usaha dari tahun 2014 sampai 2019.

Barang bukti tersebut merupakan hasil penyitaan Kejaksaan Negeri Majalengka pada saat penyelidikan yang dilakukan melalui penuntutan, proses persidangan serta mendapatkan keputusan.

“Jadi ini sudah inkrah sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, yang kemudian oleh jaksa penuntut umum berdasarkan pasal UU 30 Tahun 2004 mempunyai fungsi melaksanakan keputusan hakim inilah salah satunya,” ucapnya.

Kemudian juga, nantinya ada barang bukti lain, berupa tanah seluas 294 meter persegi, berikut bangunannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved