Breaking News:

Guru Olaharaga Jambret Guru di Momentum Hari Guru Nasional, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Pelaku penjambretan yang beraksi di Jalan Siliwangi dan kini telah diamankan petugas kepolisian Polres Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pelaku penjambretan yang beraksi di Jalan Siliwangi dan kini telah diamankan petugas kepolisian Polres Kuningan.

Pelaku penjambretan itu ternyata seorang tenaga pendidik di sekolah daerah Kecamatan Hantara.

"Iya pelaku Jambret itu guru. Semua orang tahu di mengajar di sekolah daerah kami," ungkap Samsi (38) warga Kecamatan Hantara saat dihubungi ponselnya, Kamis (25/11/2021).

Terpisah, Keno, Kepala Sekolah tertentu di Kecamatan Hantara saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaku.merupakan guru di sekolah.

Baca juga: Bupati Majalengka Setuju Pendidikan Antikorupsi Diterapkan di Sekolah, Ini Rencana Realisasinya

"Iya, dia itu guru olahraga. Kemarin juga sempat ngobrol untuk menata sekolah lebih baik," katanya.

Melihat sosok pelaku berinisial AMP, Keno menyebut bahwa perilaku dalam setiap harinya biasa saja.

Namun sebelum ada kejadian hingga oknum guru berbuat tidak terpuji dan pagi tadi juga, oknum sempat minta izin untuk ke bengkel motor.

"Jujur saya juga kaget dengan informasi ini, sebab tadi pagi itu sempat minta izin untuk betulin motornya ke bengkel. Tidak tahu bengkel mana," kata Keno seraya menambahkan bahwa oknum guru itu merupakan tenaga harian lepas.

Baca juga: Ketegangan Rusia dengan Ukraina Meningkat, Kedua Negara Gelar Latihan Tempur

Informasi sebelumnya, video viral terkait penjambretan yang terjadi di Jalan Siliwangi Kuningan mendapat keterangan dari petugas kepolisian.

Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya melalui Kasat Reskrim AKP M Hafid Firmansyah menyebut pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan anggotanya dari Unit Pidana Umum (Pidum).

"Kita masih memeriksa korban dan saksi kejadian penjambretan tersebut di ruangan terpisah. Korban tidak mengalami luka-luka berarti, hanya saja masih syok. Jadi kami belum bisa memberikan keterangan banyak. Sedangkan terhadap pelaku, kami sudah amankan dan kini masih kita periksa," ujar MH Firmansyah kepada wartawan di ruang kerjanya Polres Kuningan, Kamis (25/11/2021).

Dia mengatakan, kejadian penjambretan tersebut terjadi saat korban yang sehari-hari bekerja sebagai guru di SMP Negeri 3 Ciawigebang dalam perjalanan pulang dari mengikuti upacara Hari Guru.

Kemudian pelakunya, seorang pemuda dari Desa Citapen, Kecamatan Hantara, yang diperkirakan berusia 30 tahunan.

Baca juga: Lima Orang Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Anggota Ormas di Karawang, Satu Korban Meninggal

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved