Breaking News:

Bupati Majalengka Setuju Pendidikan Antikorupsi Diterapkan di Sekolah, Ini Rencana Realisasinya

Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyetujui giat pendidikan antikorupsi diterapkan di sekolah.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka Karna Sobahi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyetujui giat pendidikan antikorupsi diterapkan di sekolah.

Bentuk realisasinya, pemerintah daerah berencana memasukan materi pendidikan antikorupsi ke dalam kurikulum di tingkat satuan pendidikan baik dasar maupun menengah.

Karna menyebut, berdasarkan peraturan Gubernur Jawa Barat nomor 60 tahun 2019 dan peraturan Bupati Majalengka nomor 36 tahun 2019, sudah diatur terkait penyelenggaraan pendidikan di lingkungan sekolah.

Namun, di tingkat atas melalui Kementerian terkait, perlu ada regulasi yang mengatur apakah kurikulumnya menyatu dengan mata pelajaran lain atau terpisah dengan muncul mata pelajaran sendiri.

Hal itu, harus ada kesepakatan lebih lanjut antara KPK dan Kemenbudristek.

“Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan untuk menggalakan pendidikan antikorupsi di sekolah-sekolah. Kami sudah komitmen untuk melakukan tindakan preventif melalui pendidikan. Tinggal menunggu regulasi dan payung hukumnya,” ujar Karna ketika membuka acara peringatan Hari Guru Nasional, Kamis (25/11/2021).

Menurutnya, pendidikan antikorupsi sangat penting diajarkan sejak dini kepada siswa.

Sebab, dapat mencegah korupsi itu sendiri yang mana tidak hanya butuh penindakan dan pencegahan.

Melainkan, tidak kalah penting adalah membangun kesadaran melalui pendidikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved