Breaking News:

Belasan Pelajar SMK di Indramayu Diamankan Polisi, Kumpul di Pantai Eretan, Diduga Mau Tawuran

Para pelajar yang masih berusia 15-19 tahun itu, sebelumnya terindikasi polisi Indramayu hendak melakukan tawuran.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Foto istimewa/Polsek Kandanghaur
Polisi saat mengamankan para pelajar yang terindikasi hendak melakukan tawuran di Pantai Laut Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 15 pelajar SMK di Kabupaten Indramayu diamankan polisi, Kamis (25/11/2021).

Para pelajar yang masih berusia 15-19 tahun itu, sebelumnya terindikasi polisi hendak melakukan tawuran.

Beruntung, polisi segera datang sehingga tawuran antar pelajar tidak sampai pecah.

Baca juga: Pelajar di Cianjur Bawa Celurit Mau Tawuran, Sudah Saling Berhadapan Tapi Berhasil Digagalkan Warga

Baca juga: Ibu-ibu Pedagang Nangis Histeris Lihat Kiosnya Dirusak Remaja Tawuran, Pelaku Saling Lempar Batu

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Kandanghaur, Kompol Wawan Suhendar mengatakan, lima belas pelajar itu diamankan saat tengah berada di Pantai Laut Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

"Di Pantai Laut Eretan kami menemukan adanya anak-anak sekolah atau pelajar yang sedang kumpul-kumpul," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Kompol Wawan Suhendar menambahkan, pihaknya kemudian juga melakukan patroli lainnya ke sejumlah titik yang terindikasi menjadi lokasi kumpul para pelajar yang hendak tawuran tersebut.

Seperti di Pantai Darussalam Desa Eretan Kulon dan Pantai Semboja Perumnas Desa Eretan Kulon, hanya saja hasilnya nihil.

Masih disampaikan Kompol Wawan Suhendar, para pelajar yang berhasil diamankan tersebut kemudian di data dan dilakukan pembinaan.

Dalam hal ini, Kompol Wawan Suhendar mengatakan, polisi akan lebih menggiatkan lagi patroli untuk mengantisipasi kejadian tawuran yang marak terjadi di kalangan pelajar.

"Kegiatan patroli tersebut dalam rangka mengantisipasi terjadinya tawuran antar sekolah atau pelajar serta cipta kondisi guna menjaga kondusifitas dan deteksi dini terjadinya gangguan kamtibmas," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved