Breaking News:

Kesehatan

6 Alasan Mengapa 'Makan Saja' Tidak Akan 'Menyembuhkan' Gangguan Makan

Gangguan makan dapat digambarkan sebagai penyakit kebiasaan makan yang tidak teratur

Penulis: MG Cirebon | Editor: Machmud Mubarok
net
ilustrasi Gangguan makan 

TRIBUNCIREBON.COM - Gangguan makan merupakan penyakit yang sulit dipahami.

Sebenarnya Gangguan makan dapat juga digambarkan sebagai penyakit yang ditandai kebiasaan makan yang tidak teratur dan kecemasan berlebih terhadap berat badan atau bentuk tubuh.

Berikut adalah 6 hal yang anda perlu ketahui tentang gangguan makan:

1. Sinyal lapar tidak bekerja seperti Manusia pada umumnya. 

Setelah periode pembatasan yang berkepanjangan, otak orang dengan gangguan makan diubah secara neurologis, menurut beberapa penelitian terbaru (2016, 2017, dan 2018).

Melansir dari Healthline.com, sirkuit otak yang bertanggung jawab atas rasa lapar dan kenyang menjadi semakin tidak aktif, yang mengikis kemampuan kita untuk menafsirkan, memahami, dan bahkan mengalami isyarat rasa lapar yang normal.

"Makan saja" adalah arahan yang cukup sederhana untuk seseorang dengan isyarat lapar normal - jika Anda lapar, Anda makan! Jika Anda kenyang, Anda tidak.

Tetapi bagaimana Anda memutuskan untuk makan ketika Anda tidak merasa lapar (atau merasa lapar pada interval yang tidak menentu atau tidak terduga), Anda tidak merasa kenyang (atau bahkan ingat bagaimana rasanya kenyang), dan di atas itu, Anda 'takut makanan?

Tanpa isyarat yang teratur dan konsisten itu, dan semua ketakutan yang dapat mengganggunya, Anda benar-benar tidak tahu apa-apa. "Makan saja" bukanlah saran yang membantu ketika Anda mengalami gangguan neurologis.

2. Saya tidak bisa mulai makan jika saya tidak tahu caranya

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved