Breaking News:

Petani Dikabarkan Hanyut Terbawa Arus Sungai Cisanggarung Kuningan, BPBD Langsung Lakukan Pencarian

Area (70) seorang petani warga Dusun Manis RT 02 RW 02, Desa Datar, Kecamatan Cidahu, Kuningan diduga hilang terbawa arus Sungai Cisanggarung.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Humas BPBD Kuningan
Area (70) seorang petani warga Dusun Manis RT 02 RW 02, Desa Datar, Kecamatan Cidahu, Kuningan diduga hilang terbawa arus Sungai Cisanggarung. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Area (70) seorang petani warga Dusun Manis RT 02 RW 02, Desa Datar, Kecamatan Cidahu, Kuningan diduga hilang terbawa arus Sungai Cisanggarung.

Hal itu setelah sebelumnya diketahui caping dan rokok milik korban itu ditemukan di pinggir sungai di daerah tersebut.

Demikian hal itu dikatakan Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu dalam keterangannya kepada awak media di Kuningan, Rabu (24/11/2021).

Indra Bayu mengatakan bahwa muncul kehilangan warga itu terjadi pada sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Adu Jotos Satu Anggota TNI vs 2 Anggota Polisi di Ambon Viral di Medsos, Berujung Damai

Awalnya Petani itu berpamitan kepada rekannya ke sungai untuk membersihkan badan yang berlumuran tanah usai menggarap lahan pertanian.

"Saat sudah pamitan dan satu jam kemudian. Teman Arwa baru ngeh dengan kondisi Arwa yang tak balik lagi. terus dari sana saat ke sungai itu ditemukan caping dan rokok milik Pak Arwa," katanya.

Dari kejadian itu, Arwa  dilaporkan hilang hingga petugas BPBD Kuningan bersama TNI  - Polri melakukan koordinasi dan pencarian korban dengan menyusuri sungai tersebut. 

Baca juga: Susunan Pemain Persib Bandung vs Persiraja Banda Aceh, Tonton Via Live Streaming di Sini

"Tidak lama dari kordinasi tadi. Sebanyak 7 orang petugas BPBD kami terjun disertai perlengkapan alat pencarian. Seperti kapal karet komplit dengan safety dan peralatan pendukung lainnya," katanya.

Saat melakukan penyusuran sungai hingga pukul 18.00 WIB. Semua petugas yang tergabung dalam penyusuran sungai tadi diberhentikan, karena mengingat waktu sudah malam dan bantaran sungai tersebut gelap.

"Iya kita tadi berhentikan pencarian pada pukul 6 sore. Meski demikian, pencarian tetap akan kita lakukan besok dan berkordinasi dengan Tim SAR," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved