Breaking News:

Bocah Perempuan di Pangandaran Tersengat Tawon Hingga Pingsan, Damkar Evakuasi Sarang Tawon

Sempat tersengat tawon seorang bocah perempuan, sarang tawon di Pangandaran dievakuasi tim damkar.

Tribun Jabar/Padna
Bocah perempuantersengat tawon, tim damkar Pangandaran mengevakuasi sarang tawon 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Sempat tersengat tawon seorang bocah perempuan, sarang tawon di Pangandaran dievakuasi tim damkar.

Diketahui pengevakuasi sarang tawon ini dilakukan di wilayah Dusun Cibadak RT 24/8 Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Tim damkar Pangandaran mengevakuasi tawon seusai pihaknya menerima laporan ada seorang bocah bernama Bunga (10) warga setempat tersengat tawon Vespa.

Baca juga: Hasil Indonesia Open 2021: Ginting dan Ahsan/Hendra Tersingkir, Praveen/Melati Menang Tanpa Keringat

Satu keluarga Bunga, Sutarno (56) mengatakan Bunga tersengat tawon ketika berangkat ke rumah neneknya yang tidak jauh dari rumahnya.

"Bunga itu, tadi siang (24/11/2021) mau bawa pakaian sekolah diniyah di rumah neneknya. Tapi saat diperjalanan, katanya, tiba-tiba dari pohon Kelengkeng datang segerombolan tawon yang menyengat bunga."

"Bunga saat disengat banyak tawon sempat lari dan berteriak, tapi tak lama dia langsung  pingsan," ujarnya saat ditemui Tribunjabar di lokasi kejadian, Rabu (24/11/2021) malam. 

Baca juga: Detik-detik Anggiat Pasaribu Jatuh Pingsan saat Diwawancara soal Cekcok dengan Ibu Arteria Dahlan

Kemudian, Bunga pun sempat dibawa ke satu klinik di wilayah Kecamatan Padaherang.

"Kita bawa ke dokter klinik, dan alhamdulillah sekarang sudah mendingan, hanya masih berbaring lemas di rumah," ucapnya.

Sementara untuk membersihkan sarang  tawon, karena terlihat besar dan ganas Ia meminta batuan kepada petugas damkar Pangandaran.

Petugas Damkar Pangandaran, Surahman Sugiantono mengatakan, dengan alat seadanya pihaknya melakukan evakuasi sarang tawon.

"Alhamdulillah evakuasi berjalan dengan lancar, dan lingkungan juga sekitar sudah steril," ucapnya.

Sehingga, lanjut Ia, masyarakat bisa beraktivitas kembali dan semoga kedepannya tidak ada korban yang tersengat tawon lagi.

"Karena ini, jenis tawon apinis yang dimana apabila jika tidak segera dievakuasi dapat menggangu terhadap masyarakat sekitar. Sedangkan bahayanya, dapat menimbulkan demam atau bahaya lainnya yang harus ditindaklanjuti ke Puskesmas terdekat," kata Surahman. *

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved