Breaking News:

Abdul Latief Penyiram Air Keras Cemburu pada Sarah, Padahal Istrinya Itu Cuma Peluk Teman Perempuan

Diceritakan Salman, pernikahan anaknya itu kerap diwarnai cekcok padahal bahtera rumah tangga itu belum berlangsung lama.

dok.pribadi
Sarah, istri yang disiram air keras oleh suaminya meninggal dunia 

Dari penuturan keluarga, Sarah sudah diminta tinggal di Arab Saudi oleh keluarga ayahnya.

Namun, Sarah menolak dan memilih tinggal bersama ibunya di Cinajur.

tersangka penyiram air keras istrinya sendiri di Cianjur, AL (29)
tersangka penyiram air keras istrinya sendiri di Cianjur, AL (29) (istimewa / dok pribadi)

Kini, ibu Sarah menikah dengan Saman (60).

Saat di Arab Saudi, Sarah bertemu dengan AL. Suaminya itu adalah tetangganya.

Dari penjelasan ibu, suami Sarah itu hanya berjarak dua rumah dari tempat tinggal ibu Sarah di Saudi.

Menurut ayah tiri Sarah, Saman, AL datang sendiri ke Cianjur demi Sarah.

Disebut Saman, AL jatuh hati dengan Sarah.

AL berkali-kali melamar Sarah namun tiga kali ditolak.

Pada usaha menikahi Sarah yang keempat, AL diterima.

Mereka kemudian menikah siri dan tinggal di Cianjur.

Kepada Sarah AL menjanjikan mobil, villa, dan rumah makan.

Ketua RW 07, Endang Sulaeman (57) mengenal suami Sarah sebagai orang yang posesif.

Jika sedang berada di rumah, suaminya sering melarang Sarah keluar rumah bahkan sekadar belanja ke warung dekat rumahnya.

Terancam Pidana Mati

Suami jahat asal Arab Saudi di Cianjur berinisial AL diduga merencanakan perampasan nyawa istrinya, Sarah yang dikenal istri salihah dengan air keras

Seperti diketahui, si AL warga Arab itu merampas nyawa istrinya, Sarah di Cipanas, Cianjur dengan siram air keras hingga meninggal.

Suami jahat asal Arab itu sudah ditangkap anggota Polres Cianjur saat hendak kabur ke negaranya, Arab Saudi lewat Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini, AL mendekam di tahanan Polres Cianjur. Dalam pemeriksaan, polisi ungkap ada unsur perencanaan terhadap perampasan nyawa Sarah.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi menerangkan bahwa AL mempersiapkan air keras sebanyak 1 liter.

"Ia membeli air keras lewat online, air keras yang dibawa sebanyak satu liter," kata AKP Septiawan Adi.

Hanya saja, pihaknya masih mendalami apakah air keras yang dibeli itu memang diperuntukan untuk menyiram istrinya atau hal lain.

Kasatreskrim menyebut tersangka dijerat pasal 340 tentang pembunuhan berencana juncto pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan akibatkan kematian. Pasal 340 tentang pembunuhan berencana ancaman hukumannya maksimal pidana mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara. Sedangkan Pasal 351 ayat 3 ancamannya penjara seumur hidup. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved