Breaking News:

Dua Pemuda Ini Merintih Kesakitan Dihukum Cambuk, Mereka Terbukti Berzina dengan 1 Gadis yang Sama

Saat menjalani proses cambuk, kedua remaja itu tidak tahan menerima sebatan rotan algojo.

Dok Tribunnews
Hukum Cambuk 

Laporan Muhammad Nazar

TRIBUNCIREBON.COM, SIGLI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie melaksanakan eksekusi cambuk terhadap lima pejudi chip atau maisir dan dua remaja yang melakukan tindak pidana perzinaan.

Proses hukum cambuk terhadap tujuh pelanggar syariat Islam itu dilaksanakan di halaman tengah Kantor Kejari Pidie.

Berdasarkan data diperoleh dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie, bahwa dua remaja dihukum cambuk itu berinisial ML (22) dan WD (21), yang masing-masing dicambuk 100 kali. 

Kedua remaja itu dicambuk 200 kali karena divonis Majelis Hakim Mahkamah Syaria'ah Sigli telah terbukti secara dan meyakinkan melakukan perzinaan dengan NJ (19).

Saat menjalani proses cambuk, kedua remaja itu tidak tahan menerima sebatan rotan algojo.

Sehingga berulangkali proses sebat pakai rotan itu harus dihentikan Jaksa.

Sementara lima terpidana maisir atau judi chip dicambuk 20 hingga 30 kali.

Kelima terpidana judi chip mampu menahan sebatan rotan algojo, meski penjudi chip sempat merintih kesakitan.  

Kajari Pidie, Gembong Priyanto, SH, MHum, melalui Kasi Pidum Kejari Pidie, Sukriyadi kepada Serambinews.com, Senin (22/11/2021), mengatakan, Kejari Pidie telah melakukan eksekusi cambuk terhadap tujuh terpidana.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved