Breaking News:

Bukan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil, Ini Saingan Berat Ganjar di Pilpres 2024 Menurut Pengamat

Nama Ganjar Pranowo masih menjadi perbincangan meski di tengah adanya isu dualisme di internal PDIP.

Trans 7
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) , Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) , dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) 

Pernyataan itu, lanjutnya, sebagai sebuah penegasan bahwa saat ini sebenarnya Golkar sedang meng-hunting sosok yang bisa menderek elektabilitas Airlangga Hartarto nantinya.

"Karena kan kemungkinan itu Ganjar akan diduetkan sebagai capres ataupun cawapresnya Airlangga," tandasnya.

Adi bahkan mengatakan, pendekatan Golkar terhadap Ganjar itu berbeda dengan Anies Baswedan ataupun Ridwan Kamil.

"Kita tahu Ridwan Kamil itu sedang istikhoroh, sedang diskusi dengan orangtuanya mencari partai politik. Golkar juga welcome, tapi soal pencapresan nanti dulu, segala sesuatunya ditentukan oleh Airlangga. Beda dong, ketika misalnya menawari Ganjar, ayo Ganjar capres ataupun cawapres, InsyaAllah akan disiapin, kan gitu statementnya Nurdin Khalid," bebernya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Bima Arya Wali Kota Bogor di pembukaan Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2021 di Kota Semarang, Rabu (17/11/2021).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Bima Arya Wali Kota Bogor di pembukaan Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2021 di Kota Semarang, Rabu (17/11/2021). (Istimewa/Pemkot Bogor)

Hal serupa juga menurut Adi berlaku pada Anies Baswedan.

"Kenapa Golkar tidak melirik? bukankah Anies juga barang buruan yang bagus? Tentu melihat stagnasi dari elektabilitas Anies itulah yang saya membacanya, kok rada-radanya membajak Anies dalam konteks saat ini agak kurang menguntungkan bagi Golkar. Makanya kemudian Ganjarlah yang saat ini diburu banyak orang dan sepertinya Golkar tidak mau lepas juga itu tangkapan besarnya," bebernya.

Kemudian soal isu dualisme di PDIP antara Ganjar Pranowo dan Puan Maharani, ia menilai bahwa PDIP akan berpikir realistis bahwa pada akhirnya akan memilih dan mengusung kandidat yang memungkinkan untuk memenangkan Pilpres 2024.

"Karena ada dua hal yang sepertinya sedang dipikirkan betul atau sedang dikontemplasikan betul oleh Ketum Megawati. Satu, agak sulit sebenarnya bagi PDIP itu hatrick, karena kan sudah menang dua kali tuh Jokowi. Karena belum ada fortopolionya tuh di Indonesia, bahkan terjadi pada Demokrat pada periode keduanya justru terjun bebas," bebernya.

Ia melanjutkan, belum ada sejarah parpol di Indonesia menang dalam kontestasi tiga kali berturut-turut.

"Tapi PDIP tentu ingin memecahkan rekor, itu pikiran yang kedua. Apa yang tidak mungkin di negara ini, apa yang tidak mungkin di politik di Indonesia, bagi PDIP sepertinya akan mungkin. Maka disitulah saya membaca opsi rasional mendukung Ganjar Pranowo adalah salah satunya pilihan," kata dia.

Baca juga: Ganjar Pranowo Koreksi Nama Wali Kota Bima Arya yang Sering Tertukar dengan Aria Bima

Baca juga: Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Dapat Tugas dari Megawati, Ganjar Pranowo : Bagus Itu

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved