Breaking News:

Anggota DPR RI Asal Majalengka Tanggapi Serius Soal Ramainya Desakan MUI Dibubarkan, Begini Katanya

Desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyeruak ditanggapi serius oleh anggota DPR RI asal Kabupaten Majalengka, KH Maman Imanulhaq.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Maman Imanulhaq. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyeruak ditanggapi serius oleh anggota DPR RI asal Kabupaten Majalengka, KH Maman Imanulhaq.

Desakan itu muncul usai salah satu pengurus MUI, Ahmad Zain An Najah ditangkap oleh Densus 88 atas dugaan terlibat jaringan teroris.

Kiai Maman yang juga Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB ini menegaskan, bahwa MUI yabg berdiri sejak tahun 1975 dibutuhkan oleh manusia.

Katanya, jangan lantaran ada satu pengurusnya yang diduga terlibat jaringan teroris, maka MUI yabg menjadi wadah ormas-ormas Islam malah dibubarkan.

Baca juga: SOSOK Ustaz Ahmad Zain An-Najah yang Ditangkap Densus 88, Lulusan Al Azhar Aktif di Komisi Fatwa MUI

"MUI sangat penting untuk bangsa Indonesia. Di dalamnya masih banyak tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Dewan Dakwah, Al Irsyad, dan ormas-ormas lain, yang mencintai Indonesia," ujar Kiai Maman saat dikonfirmasi, Selasa (23/11/2021).

Masih kata Maman, terorisme tidak tumbuh pada kelompok tertentu saja, namun bibit teroris bisa tumbuh di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja.

Jadi menurutnya, publik jangan hanya melihat bahwa teroris timbul dari kelompok agama tertentu saja.

Semua pemeluk agama, katanya, memiliki sisi ekstrimis dan terorismenya.

Itu artinya bibit terorisme bisa keluar dari kelompok manapun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved