Breaking News:

Menengok Patok Jati di Taman Tjimanoek Indramayu, Punya Nilai Sejarah Sebagai Penanda Peta

Bagi yang sering mengunjungi Taman Tjimanoek Indramayu, mungkin tidak asing lagi dengan keberadaan patok jati yang terdapat di sana.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Patok jati di Taman Tjimanoek Indramayu, Minggu (21/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bagi yang sering mengunjungi Taman Tjimanoek Indramayu, mungkin tidak asing lagi dengan keberadaan patok jati yang terdapat di sana.

Hanya saja, cuma segelintir orang yang mengetahui sejarah dari patok tersebut.

Terlebih tidak adanya penanda yang menunjukan informasi soal salah satu peninggalan yang satu ini.

Ketua Yayasan Indramayu Historia, Nang Sadewo mengatakan, sejarah dari patok kayu jati itu dahulunya adalah tiang bendera.

Keberadaannya sudah ada sejak masa kejayaan Sungai Cimanuk sebagai pusat niaga pada masa penjajahan kolonial Hindia Belanda dahulu.

Baca juga: Taman Tjimanoek, Lokasinya Cocok Banget Buat Nikmati Minggu Pagi di Indramayu

Fungsinya sebagai penanda peta untuk memberi tahu kapal-kapal niaga yang membawa dan mengangkut hasil bumi sudah sampai ke Kota Indramayu.

"Untuk usianya, kalau dilihat dari aktivitas ekonomi Sungai Cimanuk ini, itu dimulai sekitar 1680-an atau 1700 kemudian ditata menjadi kota sekitar tahun 1800-an menuju awal 1900," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (21/11/2021).

Nang Sadewo menjelaskan, patok kayu jati ini merupakan replika yang dibuat sama persis seperti aslinya.

Termasuk letak posisi dari patok ini, dibuat semirip mungkin.

Baca juga: Wajah Taman Tjimanoek Indramayu Perlahan Makin Cantik, Kini Lebih Hidup dengan Beragam Lukisan Mural

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved