Breaking News:

Bupati Cirebon Pastikan Pilwu Serentak Terapkan Prokes Ketat, Warga Juga Bisa Vaksinasi di TPS

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, memastikan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon menerapkan protokol kesehatan ketat.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kiri), dan Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih (kanan), saat memantau Pilwu Serentak di TPS 02 Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Minggu (21/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, memastikan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon menerapkan protokol kesehatan ketat.

Pasalnya, pihaknya tidak menginginkan momentum pilwu justru membuat penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon meningkat.

Karenanya, tenaga kesehatan (nakes) pun disiagakan di seluruh TPS Pilwu Serentak se-Kabupaten Cirebon untuk pengecekan suhu tubuh dan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Capai 40 Persen Populasi Indonesia, Masyarakat Diimbau Tetap Taat Prokes

Baca juga: Diduga Hendak Kabur, Suami yang Siram Istrinya Pakai Air Keras Hingga Meninggal Ditangkap Polisi

Baca juga: RM Pemeran Video Syur yang Viral di Garut Ternyata Selebgram, Sang Manajer Disebut Sebarkan Videonya

"Warga bisa mengikuti vaksinasi dosis pertama dan kedua di tiap TPS, khususnya bagi yang belum (divaksin)," kata Imron Rosyadi saat ditemui usai memantau Pilwu Serentak di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Minggu (21/11/2021).

Ia mengatakan, warga yang hendak memilih juga akan diberikan sarung tangan plastik yang harus dikenakan selama berada di TPS.

Selain itu, sebelum memasuki TPS warga juga dicek suhu tubuhnya dahulu dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Baca juga: Mengenang Verawaty Fajrin, Cerita Imelda Wigoena Saat Berjuang Bersama di Final All England 1979

"Kami sudah menyiapkan SOP sesuai protokol kesehatan, bahkan panitia pilwu juga dirapid test antigen dan dipastikan hasilnya negatif," ujar Imron Rosyadi.

Sementara Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, memastikan protokol kesehatan menjadi perhatian serius Pemkab Cirebon dalam Pilwu Serentak.

Sebab, partisipasi masyarakat dalam pilwu lebih besar dibanding ajang pesta demokrasi lainnya baik tingkat daerah, provinsi, maupun pusat.

Baca juga: Kejadian di Kampung Tonjong Cianjur, Tujuh Warga Tertimbun Longsor Saat Perbaiki Irigasi

Bahkan, menurut dia, setiap tahunnya tingkat partisipasi masyarakat dalam momentum pilwu rata-rata mencapai 80 persen.

"Semoga rangkaian Pilwu Serentak 2021 berjalan aman, lancar, dan tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19," kata Wahyu Tjiptaningsih.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved