Breaking News:

Miliki Nilai Sejarah, Pegiat Sejarah Minta Struktur Rumah Dinas Kapolres Majalengka Tidak Diubah 

Bangunan yang saat ini jadi Rumdin Kapolres itu merupakan salah satu saksi bisu perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Potret renovasi bangunan Rumah Dinas Kapolres Majalengka, yang memiliki nilai sejarah. 

"Bangunan itu dibuat waktu zaman Jepang, tahun 1943 an. Heritage pisan (sangat heritage)," jelas dia.

Harapan Naro dan pegiat sejarah lokal lainnya di Grumala mendapat sedikit angin segar.

Pasalnya, pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Majalengka memastikan bahwa renovasi itu tidak akan mengubah kondisi fisik bangunan awal.

"Peningkatan kualitas saja. Subtansi dari fisik bangunan mah, tetap. Ada beberapa titik yang memang harus diperbaiki. Kami juga sudah dikasih informasi dari pihak kepolisian bahwa itu teh bangunan cagar budaya," kata Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka Mamat Surahmat.

Disinggung tentang status bangunan sendiri, Mamat menjelaskan, rumah tersebut merupakan aset dari kepolisian.

"Aset kepolisian. Kita mah hibah untuk perbaikannya. Di anggaran perubahan," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved