Breaking News:

Miliki Nilai Sejarah, Pegiat Sejarah Minta Struktur Rumah Dinas Kapolres Majalengka Tidak Diubah 

Bangunan yang saat ini jadi Rumdin Kapolres itu merupakan salah satu saksi bisu perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Potret renovasi bangunan Rumah Dinas Kapolres Majalengka, yang memiliki nilai sejarah. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Proses renovasi tidak melulu disambut suka cita, ada juga yang merasa was-was.

Hal itu seperti yang terjadi dalam proses renovasi Rumah Dinas (Rumdin) Kapolres Majalengka di Jalan Ahmad Yani di Kecamatan/Kabupaten Majalengka.

Kelompok masyarakat dari Grup Madjalengka Baheula (Grumala) merasa was-was dengan proses renovasi tersebut.

Pasalnya, Rumdin Kapolres itu memiliki nilai yang besar bagi para penggiat sejarah lokal tersebut.

Baca juga: Begini Cara Pakai Aplikasi MyHeritage, Ubah Foto Orang Jadi Tersenyum dan Seolah Hidup

Baca juga: Lagi Viral Aplikasi Ubah Foto Orang Jadi Tersenyum dan Seolah Hidup, Begini Cara Pakai MyHeritage

Bangunan yang saat ini jadi Rumdin Kapolres itu merupakan salah satu saksi bisu perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Rumah itu juga pernah menjadi tempat beristirahat pasukan penjajah, saat berada di kota angin ini.

"Saya minta jangan banyak diubah atuh. Khususnya bagian dinding bawaan awalnya. Di sana ada plakat rehab pertama sekitar 1960an," ujar Pegiat Grumala, Naro kepada Tribun, Jumat (19/11/2021).

Dilihat dari usia, jelas Naro, bangunan tersebut sudah layak disebut sebagai bangunan heritage.

Pasalnya, Rumdin Kapolres itu dibangun pada masa penjajahan Jepang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved