Breaking News:

Perampasan Nyawa Ibu dan Anak di Subang

Jelang 100 Hari Kasus Subang, Beredar Kabar Pemanggilan Saksi Terakhir, Ini Kata Kuasa Hukum Yoris

Polisi terus menyelidiki kasus Subang yang menewaskan dua korban, Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23).

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Dwiky Maulana Vellayati.
Polisi berpakaian preman saat kembali mendatangi TKP perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (3/10/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, sudah berjalan tiga bulan lebih, mendekati 100 hari.

Polisi terus menyelidiki kasus Subang yang menewaskan dua korban, Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23).

Selama ini, polisi bekerja keras untuk mengungkap pelaku rajapati tersebut.

Berbagai upaya telah dilakukan penyidik Polres Subang hingga melibatkan Polda Jabar dan Bareskrim Mabes Polri.

Mulai dari olah TKP, autopsi ulang, hingga pemeriksaan kepada 55 saksi yang hingga kini masih berlangsung.

Baca juga: Kuasa Hukum Danu Ingatkan Polisi Lagi, Danu Temukan Bukti Ini yang Bisa Jadi Petunjuk Kasus Subang

Baca juga: UPDATE Kasus Subang Kuasa Hukum Yakin Yoris & Danu Tak Bersalah Usai Diperiksa Polisi, Ini Alasannya

Baca juga: 3 Bulan Lebih Kasus Subang Belum Terungkap, Praktisi Hukum Sebut Oknum Banpol Harus Diperiksa Polisi

Polisi sempat memanggil kembali dua saksi, Yosef dan Danu, untuk menjalani pemeriksaan.

Danu kembali menjalani pemeriksaan maraton hingga 5 hari berturut-turut.

Ibunda Danu juga sempat diperiksa lagi.

Begitu juga Yosef yang diperiksa kembali untuk melengkapi dan mempertegas kesaksiannya kepada penyidik.

Selain itu, di samping polisi sibuk mengungkap kasus Subang, konflik pun mencuat di antara para saksi yang saling menaruh curiga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved