Breaking News:

Antisipasi Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19, Masyarakat Majalengka Diminta Nahan Diri Berlibur

Saat ini Pemkab Majalengka telah dan akan terus memperkuat kebijakan antisipatif dengan melibatkan unsur-unsur terkait lainnya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka 

Sementara ini beberapa kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah pusat, di antaranya
memotong cuti bersama 24 Desember 2021 yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama
(SKB) Tiga Menteri Nomor 712/2021.

Lalu, melarang ASN mengambil cuti pada saat hari libur nasional yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 13/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti Bagi ASN Selama Hari Libur Nasional Tahun 2021.

"Tentunya penerapan kebijakan dan langkah intervensi ini harus diiringi dengan percepatan dan perluasan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan ketat, serta penguatan 3T (tracing, tracking, treatment)," jelas dia.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat dapat memahami dan mematuhi aturan yang ditetapkan.

Sebab, pencegahan gelombang ketiga Covid-19 ini adalah tanggung jawab bersama.

Selain itu, perlu diingat, yang paling penting dan efektif dalam mencegah gelombang ketiga tetap mempertahankan disiplin protokol kesehatan dan segera vaksinasi.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka, Edy Noor Sujatmiko.

Menurutnya, guna menekan potensi penularan yang disebabkan peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya periode Nataru, Pemkab melakukan beberapa penyesuaian terkait aturan perjalanan. 

Agar regulasi yang ditetapkan dapat memberikan dampak optimal.

Tentunya ini diperlukan kerja sama yang baik pemerintah maupun pihak swasta yang menyediakan layanan transportasi, serta masyarakat sebagai pelaku perjalanan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved