Breaking News:

Pertegas Regulasi Reklame, Komisi II DPRD Kota Cirebon Dorong Pembentukan Perwali

Rapat itu menindaklanjuti persoalan pemangkasan pohon oleh pengusaha jasa reklame di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon

DOK HUMAS DPRD KOTA CIREBON
Komisi II DPRD Kota Cirebon saat rapat dengar pendapat bersama sejumlah dinas dan pengusaha jasa reklame di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (17/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Komisi II DPRD Kota Cirebon menggelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah dinas di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (17/11/2021).

Rapat itu menindaklanjuti persoalan pemangkasan pohon oleh pengusaha jasa reklame di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, belum lama ini.

Selain melibatkan pengusaha jasa reklame, sejumlah dinas teknis dari mulai DPRKP, DPUTR, dan BKD tersebut juga turut hadir dalam kegiatan itu.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Watid Sahriar, mengatakan, rapat itu dilatarbelakangi adanya masalah pemangkasan pohon yang menutupi papan reklame.

Menurut dia, dari rapat itu diketahui bahwa Pemkot Cirebon belum mempunyai regulasi yang jelas saat ada pohon yang menutupi reklame.

"Sejauh ini juga belum ada Perwali yang mengatur hal tersebut, sehingga harus diakui bahwa ada kelemahan dari regulasi kita," ujar Watid Sahriar saat ditemui usai kegiatan.

Komisi II DPRD Kota Cirebon saat rapat dengar pendapat bersama sejumlah dinas dan pengusaha jasa reklame di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (17/11/2021).
Komisi II DPRD Kota Cirebon saat rapat dengar pendapat bersama sejumlah dinas dan pengusaha jasa reklame di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (17/11/2021). (DOK HUMAS DPRD KOTA CIREBON)

Ia mengatakan, dalam kasus reklame di Jalan Cipto Mangunkusumo juga ternyata papan iklan sudah ada lebih dulu, kemudian pertumbuhan pohon di dekatnya dianggap menganggu.

Selanjutnya pemilik reklame itu pun langsung memangkas pohon tanpa izin ke Pemkot Cirebon. Namun, pihaknya memastikan telah diselesaikan.

Pasalnya, pihak pengusaha reklame sudah membayar ganti rugi dan menghasilkan kesepakatan dengan DPRD Kota Cirebon.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved