Breaking News:

Persib Mania

Persib Bandung Selalu 'Sial' Ketika Menghadapi Persija di Manahan, Robert Alberts Bilang Begini

Stadion Manahan, Solo bukan tempat yang bawa keberuntungan bagi Persib Bandung ketika menghadapi Persija Jakarta.

Istimewa
Gelandang Persib Bandung Esteban Vizcarra berusaha melewati gelandang Persija Jakarta Rohit Chand 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Stadion Manahan, Solo bukan tempat yang bawa keberuntungan bagi Persib Bandung ketika menghadapi Persija Jakarta.

Selalu ada momen-momen yang membuat Persib Bandung harus merasakan kekecewaan.

Mulai dari cedera parahnya Kim Jefrrey Kurniawan di Liga 1 2021.

Lalu tidak disahkannya gol Ezechiel N Douassel di musim yang sama. Hingga kekalahan tragis Maung Bandung di partai final Piala Menpora, leg kedua, beberapa waktu lalu. 

Kedua tim bakal kembali bertemu pada pertandingan pekan ke-12  Liga 1, seri ketiga, Sabtu (20/11/2021) di Stadion Manahan.

Partai ini tentu diharapkan bakal mengubah peruntungan Persib ketika bertemu Macan Kemayoran.

Selebrasi pesepak bola Persib, Mohammed Rashid dengan rekannya setelah mencetak gol ke gawang PSS Sleman pada laga Persib Bandung vs PSS Sleman dalam lanjutan pekan kedelapan Liga 1 2021-2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/10/2021) malam.
Selebrasi pesepak bola Persib, Mohammed Rashid dengan rekannya setelah mencetak gol ke gawang PSS Sleman pada laga Persib Bandung vs PSS Sleman dalam lanjutan pekan kedelapan Liga 1 2021-2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/10/2021) malam. (Tribunnews.com/Muhammad Nursina)

Pelatih Persi Bandung, Robert Alberts, mengatakan di momen ketika Kim patah tulang dan dianulurnya golnya Ezechiel dirinya tidak berada di sana. Sehingga ia tidak bisa berbicara banyak mengenai hal itu.

"Saya tidak terlibat dengan itu, kami menghormati Persija sebagai tim dan klub," ujar Robert, Kamis (18/11/2021).

Robert menyadari bahwa pertandingan ini sangat spesial bagi para pemain maupun suporter. Sehingga dia bertekad untuk meraih kemenangan demi harga diri dan nama besar Persib.

"Kami bertanding melawan mereka di lapangan, akan ada 22 pemain yang bertarung demi harga diri timnya. Dan misi kami di hari Sabtu untuk memenangi pertandingan," katanya.

Di luar itu, mantan pelatih PSM Makassar ini tidak ingin terlalu memikirkannya. Sebab menurutnya, tugas dan kewajibannya adalah mencari cara meraih kemenangan dari Persija.

"Faktor lain, yang mana saya tidak terlibat di sana maka tidak akan kami pikirkan dan bukan tugas kami. Tugas kami memainkan sepakbola dengan baik dan menghadapi Persija dalam pertandingan yang bagus," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved