Breaking News:

Polisi Minta Petani Korban Penipuan Pembelian Lahan Tebu PG Jatitujuh hingga Ratusan Juta Melapor

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, setelah beredar video tersebut, pihaknya langsung menelusuri petani tersebut

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tangkapan Layar Video
Wasdin (60) petani warga Desa Mekarsari, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu dalam video pengakuannya. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Beredarnya unggah video pengakuan seorang petani yang tertipu Rp 111 juta langsung disikapi Polres Indramayu.

Petani tersebut diketahui meminta tolong kepada polisi.

Pasalnya, ia merasa tertipu oleh sejumlah oknum yang menjanjikannya bisa menggarap lahan tebu PG Jatitujuh, dengan catatan harus membayar sejumlah uang terlebih dahulu.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, setelah beredar video tersebut, pihaknya langsung menelusuri petani yang bersangkutan.

Wasdin (60) petani warga Desa Mekarsari, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu dalam video pengakuannya.
Wasdin (60) petani warga Desa Mekarsari, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu dalam video pengakuannya. (Tangkapan Layar Video)

Petani itu diketahui bernama Wasdin (60) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

"Benar, petani tersebut mengaku tertipu Rp 111 juta untuk bisa menggarap lahan tebu PG Jatitujuh," ujar dia saat dikonfirmasi Tribuncirebon.com, Rabu (17/11/2021).

Dalam hal ini, disampaikan AKP Luthfi Olot Gigantara, penipuan tersebut sudah dalam penyelidikan polisi.

Polisi juga mengimbau kepada petani lainnya yang menjadi korban serupa untuk segera melapor.

"Kami juga mengimbau bilamana ada petani lainnya yang menjadi korban untuk bisa melapor ke polisi," ujar dia.

Baca juga: Beredar Video Petani Indramayu Minta Tolong Polisi, Kena Tipu Beli Lahan PG Jatitujuh Rp 111 Juta

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved