Breaking News:

Jalan Nasional dan Provinsi di Kuningan Banyak Berlubang, Kabid Bina Marga Ungkap Begini

Sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi di Kuningan diketahui kondisinya banyak berlubang.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
ILUSTRASI - Jalan Windusengkahan – Awirarangan Kabupaten Kuningan dalam kondisi rusak cukup lama. Warga pun menancapkan sebatang bambu sebagai penanda. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi di Kuningan diketahui kondisinya banyak berlubang.

"Iya untuk jalan berlubang memang skalanya tidak begitu besar - besar. Namun kerusakan jalan tersebut, sudah dilaporkan dan kita sebatas koordinasi saja," ungkap Tedi Bisma yang juga Kabid Bina Marga, Dinas PUTR Kuningan, Selasa (16/11/2021).

Tedi mengaku kerusakan jalan  yang menjadi tanggung jawab provinsi maupun nasional itu terhitung kerusakan tidak banyak.

"Secara hitungan sih, jalan masih layak sekitar 80 persen bisa digunakan. Namun kerusakan paling juga sekitar 20 persen," katanya.

Baca juga: Warga Balongan Indramayu Pasang Spanduk Protes, Keluhkan Jalan Rusak dan Berdebu

Baca juga: Warga Indramayu Geruduk Kantor Pertamina, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Kendaraan Pertamina

Melihat banyak kerusakan jalan berlubang, kata Tedi menduga bahwa itu sudah menjadi catatan pemerintah provinsi maupun pusat.

"Iya untuk kerusakan sudah diketahui dan pemerintah provinsi maupun pusat, akan melaksanakan perbaikan secara menyeluruh. Kemudian, untuk perbaikan jalan secara tambal sulam itu sudah dilaksanakan sebelum musim penghujan sekarang," katanya.

Menyinggung soal jalan lingkar Kuningan timur, kata Tedi menerangkan bahwa kondisi pembangunan sedang berlangsung dan secara teknis juga telah diketahui Menteri langsung.

"Iya, untuk kondisi pembangunan sedang berlangsung dan semua pekerjaan dilakukan oleh pengembang yang di tunjuk pemerintah pusat. Terus belum lama, Menteri PU juga sudah turun beberapa kali dalam melakukan pengawasan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved