Breaking News:

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

13 Cara Mudah dan Efektif Menurunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi, Tak Perlu Obat-obatan dari Dokter

Tekanan darah tinggi merupakan risiko utama penyakit jantung dan stroke. Berikut 17 cara efektif menurununkan tekanan darah tinggi.

Penulis: MG Cirebon | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNNEWS.COM
Periksa tekanan darah secara rutin untuk mendeteksi secara dini penyakit hipertensi. 

11. Pastikan untuk mendapatkan tidur yang nyenyak
Tekanan darah Anda biasanya turun saat Anda tidur. Jika Anda tidak tidur nyenyak, itu dapat memengaruhi tekanan darah Anda.

Orang yang mengalami kurang tidur, terutama yang berusia paruh baya, memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi.

Bagi sebagian orang, mendapatkan tidur malam yang nyenyak bukanlah hal yang mudah. Ini adalah beberapa dari banyak cara untuk membantu Anda mendapatkan tidur nyenyak.

Tidur secara teratur kurang dari 5 jam semalam dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi yang signifikan dalam jangka panjang.

12. Makan bawang putih atau minum suplemen ekstrak bawang putih
Bawang putih segar atau ekstrak bawang putih keduanya banyak digunakan untuk menurunkan tekanan darah.

Sebuah meta-analisis menemukan bahwa untuk orang dengan tekanan darah tinggi, suplemen bawang putih mengurangi tekanan darah sistolik mereka hingga sekitar 5 mm Hg dan mengurangi tekanan darah diastolik mereka sebanyak 2,5 mm Hg.

Menurut sebuah studi klinis 2009, persiapan ekstrak bawang putih pelepasan waktu mungkin memiliki efek yang lebih besar pada tekanan darah daripada tablet bubuk bawang putih biasa.

13. Makan makanan berprotein tinggi yang sehat
Sebuah studi jangka panjang yang disimpulkan pada tahun 2014 menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak protein memiliki risiko lebih rendah terkena tekanan darah tinggi. Bagi mereka yang makan rata-rata 100 gram protein per hari, ada risiko 40 persen lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang diet rendah protein.

Mereka yang juga menambahkan serat biasa ke dalam makanan mereka mengalami pengurangan risiko hingga 60 persen.

Namun, diet protein tinggi mungkin tidak cocok untuk semua orang. Mereka yang memiliki penyakit ginjal mungkin perlu berhati-hati. Sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda.

Cukup mudah untuk mengonsumsi 100 gram protein setiap hari pada sebagian besar jenis diet.

Makanan berprotein tinggi antara lain:

ikan, seperti salmon atau tuna kalengan dalam air
telur
unggas, seperti dada ayam
daging sapi
kacang-kacangan dan polong-polongan, seperti kacang merah dan lentil
kacang atau selai kacang, seperti selai kacang
buncis
keju, seperti cheddar
Satu porsi 3,5 ons salmon dapat mengandung 22 gram protein, sedangkan 3,5 ons dada ayam mengandung 30 gram protein.

Berkenaan dengan pilihan vegetarian, setengah cangkir porsi sebagian besar jenis kacang mengandung 7 hingga 10 gram protein. Dua sendok makan selai kacang akan memberikan 8 gram.

[Nathanael Angga Bagus Kuncoro]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved