Breaking News:

Keluarga Memohon-mohon Pada Polisi Agar Mengungkap Kasus Pembunuhan Tukang Cilok di Indramayu

Sudah 112 hari kasus dugaan pembunuhan sadis tukang cilok di Indramayu sejak ditemukan dalam kondisi tewas penuh luka pada 27 Juli 2021 lalu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Taryana (51) saat menunjukan foto anaknya Hendra di kediamannya di Desa Jangga, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (16/11/2021). 

Lokasi penemuan jenazah Hendra tersebut berada di areal pesawahan di Desa Krimun, Kecamatan Losarang.

Meninggalnya Hendra, diketahui meninggalkan istri dan satu orang anak yang masih berusia 4 tahun.

"Kalau saya lihat jenazah Hendra di rumah sakit, saat itu rasanya gak karuan antara percaya dan enggak percaya, muka dari anak saya itu hancur, saya gak tega lihatnya," ujar dia.

Baca juga: Sebelum Dibunuh Mengenaskan Tukang Cilok di Indramayu Tunjukan Gelagat Aneh, Lakukan Ini Pada Ibunya

Gelagat Aneh Tukang Cilok

Taryana (51), mengungkap gelagat aneh anaknya, Hendra Jaya Kusuma (27) yang diduga menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Indramayu.

Hendra sendiri merupakan seorang pedagang cilok keliling, warga Desa Jangga, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Taryana mengatakan, sebelum kejadian mengerikan itu terjadi, Hendra sempat bersikap aneh.

Saat itu, ia menangis seharian tanpa berhenti.

"Nangis dia itu seharian, gak kaya biasanya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di kediamannya, Selasa (16/11/2021).

Penemuan mayat laki-laki tanpa busana di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (27/7/2021
Penemuan mayat laki-laki tanpa busana di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (27/7/2021 (Dok /Polsek Losarang)

Taryana menceritakan saat itu, Hendra juga berulang kali meminta maaf kepadanya, termasuk kepada ibunya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved