Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Yosef Akan Buka Lagi SMP dan SMK Bina Prestasi Nasional yang Terbengkalai Sejak Kasus Subang

SMP dan SMK Bina Prestasi Nasional sejak lama tak beroperasi pasca tutup sejak kasus perampasan nyawa istri serta anaknya di Subang, Jawa Barat.

Editor: Mumu Mujahidin
TribunJabar.id/Dwiki Maulana Vellayati
Kondisi dari yayasan Bina Prestasi Nasional milik Yosef yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Yosef (55) berencana kembali membuka SMP dan SMK Bina Prestasi Nasional miliknya dalam waktu dekat.

Seperti diketahui SMP dan SMK Bina Prestasi Nasional sejak lama tak beroperasi pasca tutup sejak kasus perampasan nyawa istri serta anaknya di Subang, Jawa Barat.

Hal tersebut dikatakan Yosef melalui Rohman Hidayat kuasa hukumnya.

Rohman mengatakan, semenjak kasus dari perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) aktivitas dari sekolah sudah tidak ada.

Kasus Subang Masih Misteri, Kondisi Yayasan Memprihatinkan, Yosef Gelagapan Ditanya Dana Rp230 Juta
Kasus Subang Masih Misteri, Kondisi Yayasan Memprihatinkan, Yosef Gelagapan Ditanya Dana Rp230 Juta ((youtube channel TvOneNews))

Maka dari itu, Yosef akan merencanakan dalam waktu dekat untuk membukanya kembali.

"Jadi bukan Yayasan dari Bina Prestasi Nasionalnya, tapi SMP dan SMK nya untuk beroperasi lagi, informasi terakhir Pak Yosef saat ini sedang mengurus untuk segera di buka kembali," ucap Rohman melalui sambungan seluler, Minggu (14/11/2021).

Menurut Rohman, Yosef selaku komisaris dari Yayasan tersebut, memiliki tanggung jawab yang sangat besar terkait dengan nasib-nasib dari siswa-siswi dari SMP dan SMA Bina Prestasi Nasional.

"Pak Yosef tidak bisa melepaskan tanggung jawab dari permasalahan sekolah ini meskipun masalahnya belum selesai," katanya.

Dari informasi yang dihimpun, terdapat sekitar 200 siswa yang bersekolah di SMP dan SMK Bina Prestasi Nasional milik Yosef.

Diketahui, kedua korban dari perampasan nyawa tersebut merupakan bagian dari Yayasan tersebut, Tuti sebagai bendahara, sementara Amalia sebagai sekertaris.

Sementara itu, semenjak 18 Agustus 2021 lalu Yayasan maupun sekolah dari Bina Prestasi Nasional yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang itu sudah tidak ada aktivitas apapun sampai dengan saat ini.

Baca juga: UPDATE Kasus Subang, Yosef Kaget Ditanya Pencairan Duit Yayasan Bernilai Ratusan Juta

Baca juga: UPDATE Kasus Subang, Yosef Yakini Perampasan Nyawa dan Serta Anaknya Tidak Berkaitan dengan Yayasan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved