Breaking News:

Oknum Satpam Kejari Jadi Tersangka

BREAKING NEWS: Oknum Satpam Kejari Kuningan Jadi Tersangka Jual Sabu-sabu Hasil Barang Bukti

Oknum satpam Kejaksaan Negeri Kuningan, NN (34) yang warga Kelurahan Cijoho, Kecamatan Kuningan ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Dua tersangka penyalahgunaan narkoba berhasil ditangkap petugas Sat Res Narkoba Polres Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Oknum satpam Kejaksaan Negeri Kuningan, NN (34) yang warga Kelurahan Cijoho, Kecamatan Kuningan ditetapkan sebagai tersangka.

NN ditetapkan menjadi tersangka akibat kedapatan melakukan bisnis barang haram, jenis sabu - sabu sebanyak 5 paket kecil dengan berat 1,13 gram.

"NN berhasil kita tangkap atas dugaan melakukan jual beli narkoba," ungkap Kasat Narkoba Polres Kuningan AKP Otong Jubaedi, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (13/11/2021).

Otong mengatakan, terkait penangkapan NN itu berawal dari tertangkapnya UM (42) warga Kelurahan Cijoho Kecamatan Kuningan pada Sabtu (6/11/2021) lalu.

"Saat usai dilakukan penangkapan terhadap UM di rumahnya. Petugas Satuan Narkoba Polres Kuningan melakukan penggeledahan di rumahnya," kata Otong.

Dua tersangka penyalahgunaan narkoba berhasil ditangkap petugas Sat Res Narkoba Polres Kuningan
Dua tersangka penyalahgunaan narkoba berhasil ditangkap petugas Sat Res Narkoba Polres Kuningan (Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Saat penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 5 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,13 gram yang disimpan dalam lemari pakaian dan 12 strip obat jenis Trihexyphenidyl dengan jumlah 120 butir yang disimpan di atas lemari pakaian serta 1 buah handphone.

"Dari pengembangan dan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap UM, ternyata sabu tersebut dibeli dari NN dengan harga Rp 300 ribu, sedang obat dibelinya melalui online. Dari pengakuan UM, kami kemudian mengamankan NN di kediamannya," katanya.

Saat berhasil menangkap NN alias oknum satpam Kejari Kuningan, Kasat menyebut bahwa narkoba jenis sabu - sabu yang dimiliki NN itu merupakan barang bukti Kejaksaan Negeri Kuningan pada saat pemusnahan tahun 2019 lalu.

"Sabu itu merupakan barang bukti dan sebelum dijual ke UM, NN menyimpan sabu tersebut di pos satpam selama 3 bulan dan kemudian disimpan di rumahnya. Kemudian dari Pengakuan NN itu sudah dua kali dirinya melakukan hal tersebut yaitu pada tahun 2018 dan tahun 2019," kata Otong.

Dalam aksi bisnis barang haram tersebut, kata Otong menyebut kedua pelaku ini dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (1) Undang-undang no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi tidak memiliki ijin edar sesuai pasal 197 jo pasal 196 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun dan pidana penjara maksimal 15 tahun untuk Undang-undang kesehatannya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved