Breaking News:

Seekor Elang Jawa Kembali Diamankan BBKSDA Jabar, Satwa Liar yang Hampir Punah Ini Ditemukan Warga

Polhut KSDA XXII Cirebon BBKSDA Jabar, Ade Kurniadi Karim mengatakan, usia dari elang jawa ini masih remaja, yakni sekitar 4-6 bulan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Burung elang jawa saat hendak dievakuasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat di tempat praktik salah satu dokter hewan di Jalan Soekarno-Hatta Indramayu, Kamis (11/11/2021). 

"Di sana nanti akan ditempatkan di kandang karantina dan kandang rehabilitasi sebelum nantinya dilepas liarkan kembali ke alam bebas," ujar dia.

Baca juga: Macan Tutul Slamet Ramadhan dan Elang Jawa Huni Gunung Ciremai, Kepala BTNGC Sebut Kondisi Sehat

Melihat dari Dekat Elang Jawa

Elang jawa (Nisaetus bartelsi) menjadi satwa langka yang saat ini dilindungi oleh undang-undang.

Burung endemik pulau Jawa ini sangat indentik dengan simbol negara Republik Indonesia, yakni burung garuda.

"Hari ini kita mengevakuasi satwa liar yang dilindungi undang-undang, yakni jenis burung elang jawa yang identik dengan lambang garuda pancasila," ujar Petugas Polisi Hutan (Polhut) KSDA XXII Cirebon BBKSDA Jabar, Ade Kurniadi Karim saat melakukan evakuasi elang jawa yang ditemukan warga di Kabupaten Indramayu, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Cara Cepat Turunkan Kolesterol Jahat dalam Tubuh dengan 8 Makanan Ini, Coba Secara Rutin dan Teratur

Baca juga: Seekor Elang Jawa Kembali Diamankan BBKSDA Jabar, Satwa Liar yang Hampir Punah Ini Ditemukan Warga

Ade Kurniadi Karim menjelaskan, ciri yang membuat satwa endemik pulau Jawa ini identik dengan lambang negara Indonesia tersebut karena elang jawa memiliki jambul di kepalanya.

Jambul itu mirip dengan simbol pancasila yang dilambangkan dengan gambar burung garuda yang tengah membentangkan sayapnya dan menoleh ke kanan.

Dikutip dari laman indonesia.go.id, Garuda merupakan hewan mitologi yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu.

Awalnya, binatang dalam mitos tersebut mempunyai sepasang sayap, berkepala burung, tapi dengan tubuh seperti manusia. Burung pada Garuda Pancasila pun awalnya tak mempunyai jambul.

Kemudian Presiden RI pertama, Soekarno, mempunyai usul untuk menambahkan jambul dalam simbol satwa tersebut agar tidak mempunyai kemiripan dengan elang bondol yang merupakan lambang negara Amerika Serikat (AS). 

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved