Breaking News:

Melihat Lebih Dekat Elang Jawa, Satwa Endemik Simbol Garuda Pancasila yang Hampir Punah

ciri yang membuat satwa endemik pulau Jawa ini identik dengan lambang negara Indonesia tersebut karena elang jawa memiliki jambul di kepalanya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Burung elang jawa saat hendak dievakuasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat di tempat praktik salah satu dokter hewan di Jalan Soekarno-Hatta Indramayu, Kamis (11/11/2021). 

Elang jawa sendiri merupakan jenis burung pemakan daging atau karnivora yang memiliki bentuk sayap membulat dan menekuk sedikit ke atas saat melakukan soaring. 

Ukuran kepalanya tidak terlalu kecil dan ekor elang jawa memiliki ukuran yang panjang.

Jambul yang terdapat pada bagian kepalanya menjadi ciri khas utama dari satwa unik yang satu ini.

Adapun kebiasaan elang jawa ialah terbang dengan melakukan soaring atau gliding saat berburu. 

Mangsa utamanya adalah kadal, tikus, tupai, kelinci, ayam hutan, dan lain sebagainya.

Meski demikian, burung elang jawa sekarang sudah masuk dalam kategori satwa langka di Indonesia sejak tahun 1992. 

Hal ini lah yang membuatnya dilindungi oleh undang-undang.

Ade Kurniadi Karim juga meminta kepada masyarakat yang menemukan atau memelihara burung elang jawa agar bisa melapor ke BBKSDA Jabar untuk diserahterimakan kepada negara.

Hal ini sesuai dengan UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

"Dengan pidana 5 tahun penjara atau pidana denda Rp 100 juta. Oleh karena itu bagi masyarakat yang menemukan maupun memelihara satwa dilindungi alangkah baiknya melaporkan ke kami untuk kemudian diserahterimakan kepada negara," ujar dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved