Breaking News:

Kenangan Arman Pernah Dijambak MA Sentot, Pahlawan Indramayu Pemimpin Pasukan Setan, Karena Hal Ini

Nama MA Sentot bahkan sangat disegani oleh bala tentara Belanda, ia adalah pemimpin dari Pasukan Setan yang mampu mengobrak-abrik pasukan penjajah

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Arman Sontang (64), salah seorang warga saat ditemui di Gedung Juang Indramayu, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - M.A. Sentot menjadi salah satu pahlawan yang begitu dihormati oleh masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Ia dikenal dengan sosok yang gagah berani namun sangat ramah kepada siapa saja.

Nama MA Sentot bahkan sangat disegani oleh bala tentara Belanda, ia adalah pemimpin dari Pasukan Setan yang mampu mengobrak-abrik pasukan militer penjajah.

"Saya dahulu pernah dimarahin oleh MA Sentot saat masih muda dulu," ujar salah seorang warga, Arman Sontang (64) saat ditemui Tribuncirebon.com ditengah aktivitasnya berjualan mie ayam di Gedung Juang Indramayu, Rabu (10/11/2021).

M.A. Sentot, pahlawan dari Kabupaten Indramayu.
M.A. Sentot, pahlawan dari Kabupaten Indramayu. (ISTIMEWA)

Baca juga: SOSOK MA Sentot Pahlawan Asal Indramayu, Pemimpin Pasukan Setan yang Tak Bisa Mati Ditembak Peluru

Arman Sontang menceritakan, saat itu umurnya masih belasan tahun, ia bersama temannya tengah bermain di salah satu yayasan tempat para Tentara Keamanan Rakyat (TKR) berlatih sekitar tahun 1970-an.

Ayah dari Arman Sontang, Karmin merupakan salah satu anggota yang pernah berlatih militer di sana.

Lokasinya dahulu berada di depan Kantor Kecamatan Indramayu, tempat tersebut kini sudah berubah menjadi perumahan warga.

Masih diceritakan Arman Sontang, saat itu ia sempat dimarahi oleh MA Sentot lantaran memiliki rambut gondrong sampai ke punggung.

Rambut gondrong Arman Sontang pun dijambak oleh MA Sentot.

Lanjut Arman Sontang, ketika dijambak itu, ia dengan polosnya menunjuk sebuah foto diri MA Sentot yang penampilannya masih gondrong.

"Setelah saya tunjuk foto itu, dijambaknya nya tuh malah makin keras, kan di foto itu MA Sentot rambutnya masih gondrong, tapi habis itu malah ketawa-ketawa," kenang dia.

Setelah dimarahi, Arman Sontang lalu diberi uang oleh MA Sentot untuk mencukur rambut gondrongnya, kenangan tersebut selalu ia kenang sampai dengan sekarang.

Bagi Arman Sontang, MA Sentot merupakan pahlawan idolanya karena sudah memerdekakan Indonesia, khususnya di tanah Kabupaten Indramayu.

"Makanya sosok MA Sentot ini begitu dihormati di Indramayu, dia pahlawan asal Indramayu," ujarnya.

Baca juga: Nama-nama Tokoh yang Mendapat Gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Joko Widodo di Hari Pahlawan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved