Breaking News:

Rapat Bersama Disdik, Komisi III DPRD Kota Cirebon Dorong Efektivitas Penggunaan Anggaran

Komisi III DPRD Kota Cirebon menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Senin (8/11/2021).

DOK HUMAS DPRD KOTA CIREBON
Komisi III DPRD Kota Cirebon saat rapat bersama Disdik Kota Cirebon di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (8/11/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Komisi III DPRD Kota Cirebon menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Senin (8/11/2021).

Rapat yang berlangsung di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, itu tampak membahas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Disdik Kota Cirebon 2022.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, dr Tresnawaty, mengatakan, melalui rapat itu sejatinya lembaga legislatif ingin mengetahui kejelasan tentang R-APBD Disdik Kota Cirebon.

"Tujuan dari rapat ini agar kami mengetahui rencana pendapatan dan belanja Disdik Kota Cirebon sehingga anggarannya efektif dan efisien," kata dr Tresnawaty saat ditemui seusai rapat.

Komisi III DPRD Kota Cirebon saat rapat bersama Disdik Kota Cirebon di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (8/11/2021)
Komisi III DPRD Kota Cirebon saat rapat bersama Disdik Kota Cirebon di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (8/11/2021) (DOK HUMAS DPRD KOTA CIREBON)

Ia mengatakan telah mengevaluasi rincian R-APBD yang sudah disampaikan Disdik Kota Cirebon dan bakal mengagendakan rapat ulang untuk membahasnya secara lebih spesifik.

Bahkan, pihaknya juga berencana memanggil perbidangnya, dari mulai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Paud dan Pendidikan Non Formal, hingga Pembindaan Pendidikan Dasar (Dikdas).

"Kami mendorong pembahasan rapat dan evaluasinya tak terfokus pada anggaran, sehingga kehadiran tiga bidang Disdik juga diperlukan untuk mengevaluasi program-program yang direncanakan," ujar Tresnawaty.

Sementara Kepala Disdik Kota Cirebon, Irawan Wahyono, mengaku siap mengevaluasi perincian perencanaan anggaran yang telah disusun meski saat ini anggaran dari APBD masih terbatas.

Dalam rapat tersebut, ia juga menyampaikan pagu anggaran 2022 yang disusun jajarannya dan totalnya mencapai Rp 340.659.751.860.

Menurut dia, besaran R-APBD tersebut merupakan hasil penjumlahan antara Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang mencapai Rp 290.616.678.027, dan dana transfer pusat senilai Rp 158.666.398.000.

"Kami ingin memfokuskan APBD murni ke BOS daerah. Sebelum pandemi Covid-19, besarannya mencapai Rp 300 ribu persiswa, dan sekarang Rp 50 ribu persiswa. Kami inginnya BOS daerah bisa dikembalikan lagi seperti sebelumnya," kata Irawan Wahyono.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved