Breaking News:

Virus Corona di Indramayu

Duh, Ada Guru dan Siswa SMP di Indramayu Positif Covid-19, Sekolah Tatap Muka Sementara Dihentikan

Guru dan Siswa SMP di Indramayu Positif Covid-19, Jadi Klaster Sekolah Pertama Sejak PTM Terbatas Digelar

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di SMP Negeri 1 Bongas Indramayu diberhentikan sementara.

Hal ini dikarenakan adanya 2 orang guru dan 3 siswa di sana yang terkonfirmasi Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Supardo, membenarkan hal tersebut.

Menurut Supardo, sekolah setempat dihentikan sementara mulai 4-14 November 2021.

"Selama rentang waktu tersebut, pembelajaran kembali dilaksanakan secara daring," ujar dia, Selasa (9/11/2021).

Supardo menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berawal saat salah seorang guru menjalani swab antigen di RS Medika Langut, hasilnya ia terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu 30 Oktober 2021.

Setelah itu, Satgas Covid-19 langsung melakukan tracing dan swab terhadap kontak erat, meliputi rekan sesama guru, siswa, serta anggota keluarga.

"Pihak sekolah selanjutnya menerima hasil pemeriksaan swab tersebut pada Kamis, 4 November 2021. Hasilnya, ada empat orang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19, terdiri dari tiga siswa dan satu orang guru," ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, menambahkan, para pasien tersebut kondisinya saat ini baik, mereka menjalani isolasi mandiri di rumah.

Lanjut dia, kasus tersebut pun menjadi klaster sekolah pertama di Kabupaten Indramayu sejak PTM Terbatas kembali digelar pemerintah.

Sebelumnya, tidak ada penyebaran kasus Covid-19 di sekolah lainnya.

"Iya, ini (klaster sekolah) pertama di Indramayu setelah PTM dilakukan," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved