Breaking News:

Internasional

Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 13 Tahun Saat Unjuk Rasa

Seperti dilansir AFP, Sabtu (6/11/2021), Kemenkes Palestina mengidentifikasi korban tembak mati Israel sebagai Mohammed Daadas yang berusia 13 tahun.

Editor: Mumu Mujahidin
FOTO-FORO: AFP/JAAFAR ASHTIYEH
Warga Palestina dan sejumlah pria bersenjata api membawa jenazah Mohammed Daadas (13) ke pemakamannya. Daadas meninggal dunia di rumah sakit, Sabtu (7/11/2021), setelah ditembak tentara Israel dalam unjuk rasa di wilayah Tepi Barat, Jumat (6/11/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang remaja berusia 13 tahun di Palestina meninggal usai terkena tembakan tentara Israel dalam unjuk rasa di wilayah Tepi Barat.

Unjuk rasa itu pecah setelah otoritas Israel menyetujui rencana pembangunan 3.000 unit permukiman Yahudi baru di wilayah itu.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (6/11/2021), Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi korban sebagai Mohammed Daadas yang berusia 13 tahun.

Daadas dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit setelah ditembak di bagian perut dalam bentrokan antara demonstran Palestina dan tentara Israel di Desa Deir al-Hatab di sebelah timur Nablus pada Jumat (5/11) waktu setempat.

Warga Palestina dan sejumlah pria bersenjata api membawa jenazah Mohammed Daadas (13) ke pemakamannya. Daadas meninggal dunia di rumah sakit, Sabtu (7/11/2021), setelah ditembak tentara Israel dalam unjuk rasa di wilayah Tepi Barat, Jumat (6/11/2021).
Warga Palestina dan sejumlah pria bersenjata api membawa jenazah Mohammed Daadas (13) ke pemakamannya. Daadas meninggal dunia di rumah sakit, Sabtu (7/11/2021), setelah ditembak tentara Israel dalam unjuk rasa di wilayah Tepi Barat, Jumat (6/11/2021). (FOTO-FORO: AFP/JAAFAR ASHTIYEH)

Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammed Shtayyeh, seperti dikutip kantor berita Wafa News Agency, menyebut kematian Daads sebagai terorisme negara yang terorganisir.

Secara terpisah, tentara Israel menyebut insiden itu tengah dikaji.

"Kerusuhan terjadi di rute yang berdekatan dengan komunitas Elon Moreh," demikian pernyataan tentara Israel kepada AFP.

Tentara Israel disebut merespons dengan cara pembubaran kerusuhan dan tembakan perluru tajam ke arah orang-orang yang melemparkan batu ke arah tentara Israel.

Kantor berita Wafa menyebut lima warga Palestina lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan di Desa Beita dan Beit Dajan di Tepi Barat bagian utara.

Baca juga: Israel Makin Keji, Perintahkan Warga Palestina untuk Hancurkan Rumah Mereka Sendiri Atau Kena Denda

Militer Israel menuturkan kepada AFP bahwa tentaranya menggunakan cara pembubaran kerusuhan di dua lokasi itu dimana sekitar 140 perusuh melemparkan batu ke arah tentara-tentara Israel.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved