Breaking News:

Sudah Deklarasi dan Dibubarkan, Geng Motor di Sukabumi Tetap Muncul dan Berlaku Brutal

aksi keributan berandal kembali terjadi di Gedongpanjang dan  terekam warga yang tidak sengaja tiba-tiba melihat keributan

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Ilustrasi geng motor acungkan samurai, foto tak terkait berita 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Aksi brutal geng motor di Kota Sukabumi kembali terjadi, pascadibubarkan oleh Kepolisian Resort Sukabumi Kota pada 7 Mei 2021 lalu yang berlangsung di Aula Rekonfu Polres Sukabumi Kota.

Ada empat geng motor yang dibubarkan oleh Kapolres AKBP Sumarni, sebelum mutasi ke Polres Subang, yakni Brigez, XTC, Moonraker, dan GBR. 

Pembubaran ditandai dengan penyerahan atribut dari perwakilan masing-masing pimpinan dan anggota geng motor.

Bahkan, pimpinan dari ke empat geng motor tersebut, mengucapkan deklarasi di hadapan polisi untuk tidak lagi mempergunakan atribut itu dan seluruh anggotanya tidak beraksi meresahkan masyarakat.

Baca juga: Geng Motor Lempari Sebuah Masjid di Kota Tasikmalaya dengan Botol Miras, Kaca Bagian Atas Pecah

Baca juga: Terpicu Kasus 2 Habib Diadang Geng Motor, Ormas Islam Bereaksi, Habib Muhammad Tegaskan ini 

Namun aksi keributan berandal kembali terjadi di Gedongpanjang dan  terekam warga yang tidak sengaja tiba-tiba melihat keributan antar kedua kelompok berandalan motor.

Saksi berinisial MNA (19) saat ditanya Tribunjabarid, mengatakan kronologi saat terjadinya keributan antar kelompok bermotor tersebut diduga geng motor.

"Awalnya ada empat motor berhenti disini. Tak lama datang segerombolan motor dari atas dengan membawa senjata tajam lalu menyerang pengendara motor yang tadi berhenti," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Senin (8/11/2021)

Terang MNA, bahkan aksi kedua berandalan bermotor tersebut itu sempat direkam video oleh temannya, karena keributan tidak jauh dari tempat saksi.

Saat ditanya benar atau tidaknya ada korban dalam video tersebut oleh Tribunjabar kepada MNA, Ia membenarkannya dan sempat ditolong.

"Yang kena bacok. Bahkan sempat ditolong oleh dia. Hingga akhirnya di bawa ke rumah sakit," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved