Breaking News:

Internasional

Punya Ladang Minyak Melimpah Timor Leste Masih Hidup Susah, Ternyata Selalu Digarong Australia

Australia terus mengklaim 10 persen saham di ladang minyak yang menurut perjanjian itu sekarang sepenuhnya menjadi milik Timor Leste.

Editor: Mumu Mujahidin
Net
Bendera Timor Leste 

TRIBUNCIREBON.COM - Australia terus mengklaim 10 persen saham di ladang minyak yang menurut perjanjian itu sekarang sepenuhnya menjadi milik Timor Leste.

Ramos Horta berujar, dia yakin Australia akan mengembalikan jutaan dollar uang yang diambil Australia untuk dikembalikan ke Timor Leste.

Uang tersebut didapatkan negeri kangguru dari ladang minyak milik Timor Leste, berdasarkan perjanjian internasional yang ditandatangani sebelum diratifikasi.

Australia dan Timor Leste menandatangani perjanjian yang telah lama ditunggu-tunggu di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada Maret 2018.

Untuk menyelesaikan perbatasan laut formal antara kedua negara setelah lebih dari empat dekade perselisihan.

Bendera Timor Leste
Bendera Timor Leste (Net)

Perjanjian tersebut mendefinisikan ladang minyak dan gas mana yang menjadi milik masing-masing negara.

Dengan area senilai miliaran di ladang gas yang belum ditambang untuk dibagikan.

Perjanjian itu menegaskan kepemilikan Timor Leste atas beberapa ladang yang disengketakan, beberapa di antaranya telah habis.

Tetapi karena Parlemen Australia belum meratifikasi perjanjian itu, Australia terus mengklaim 10 persen saham di ladang minyak yang menurut perjanjian itu sekarang sepenuhnya menjadi milik Timor Leste.

Proyek Pemerintahan Timor Leste mengatakan lapangan itu bisa menghasilkan sekitar 60 juta dollar AS (Rp852 triliun) dalam 12 bulan terakhir.

Baca juga: Timor Leste Pernah Minta Bantuan Indonesia Namun Ditolak Jokowi, Akhirnya Ditolong Negara Kecil Ini

 
Nilainya hampir dua pertiga dari 96,1 juta dollar AS (Rp1,3 triliun) bantuan yang diberikan Australia pada 2017-2018.
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved