Breaking News:

Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Rp 196 Miliar di Indramayu Mulai Terkuak, Polisi Kantongi Bukti-bukti

Dugaan kasus korupsi dana refocusing Covid-19 di Kabupaten Indramayu semakin menemui titik terang.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Foto istimewa/Jurnalis Indramayu Police
Polisi saat menggeledah Kantor BPBD Kabupaten Indramayu, Kamis (1/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dugaan kasus korupsi dana refocusing Covid-19 di Kabupaten Indramayu semakin menemui titik terang.

Saat ini polisi sudah mengantongi sejumlah barang bukti kuat untuk mengungkap tersangka dalam kasus tersebut.

Polisi juga sudah mengantongi keterangan dari sejumlah saksi dan hasil penghitungan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Seperti diketahui kasus dugaan korupsi ini terkait anggaran refocusing Pemkab Indramayu tahun 2020 dengan total Rp 196 miliar.

"Alat bukti sedang kami kumpulkan untuk menguatkan perbuatan pidana terhadap calon-calon tersangka nantinya," ujar Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara saat dikonfirmasi Tribuncirebon.com, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Kantor BPBD Indramayu Digeledah, Ada Dugaan Korupsi BLT Covid-19, Komputer & Dokumen Penting Dibawa

Polisi saat menggeledah Kantor BPBD Kabupaten Indramayu, Kamis (1/7/2021).
Polisi saat menggeledah Kantor BPBD Kabupaten Indramayu, Kamis (1/7/2021). (Foto istimewa/Jurnalis Indramayu Police)

Dalam hal ini, disampaikan AKP Luthfi Olot Gigantara, polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap tersangka dibalik kasus dugaan korupsi tersebut.

Kasat Reskrim juga meminta masyarakat bersabar sembari menunggu penyidikan yang masih tengah dilakukan polisi.

"Saat ini penyidikan masih kita lakukan, secepatnya akan kita ungkap kasus dugaan korupsi ini," ujar dia.

Soal kasus tersebut, sebelumnya, polisi juga sudah melakukan penggeledahan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Indramayu.

Penggeledahan tersebut sebagai tindak lanjut penyelidikan polisi soal kasus tindak pidana dugaan korupsi penyimpangan dana penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

Selain kantor BPBD, polisi juga melakukan penggeledahan terhadap sebuah toko material di wilayah Kecamatan Indramayu.

"Jadi untuk yang kami dalami saat ini adalah penyalahgunaan anggaran," ucapnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved