Kecelakaan Maut
Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang, Tronton Hantam 3 Mobil dan 2 Motor, 4 Tewas, Ini Kata Polisi
dugaan sementara polisi berdasarkan hasil olah TKP adalah peristiwa kecelakaan maut ini diduga akibat kelalaian Sangid (42) pengemudi tronton
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Tabrakan beruntun terjadi di Tanjakan Sanur, tepatnya di Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Minggu (7/11/2021) pagi.
Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan delapan kendaraan roda dua dan roda empat.
Akibat tabrakan beruntun di jalur penghubung Bandung-Cirebon ini, empat orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Seluruh korban adalah rombongan iring-iringan pengantar pengantin.
Baca juga: Nama-nama Korban Meninggal dan Luka-luka dalam Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Sumedang
Penyebab pasti kecelakaan beruntun ini masih dalam penyelidikan.
Namun dugaan sementara polisi berdasarkan hasil olah TKP adalah peristiwa kecelakaan maut ini diduga akibat kelalaian Sangid (42) pengemudi tronton bermuatan batu bara bernomor polisi D 9597 AE.
"Peristiwa kecelakaan ini diduda akibat pengendara tronton bermuatan batu bara asal Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka lalai," kata Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Kiki Hartaki kepada TribunJabar.id di lokasi kejadian.
"Akibat peristiwa kecelakaan ini empat orang meninggal dunia, dan tiga orang mengalami luka-luka," ujar Kiki, menambahkan.
Kiki menyebutkan, kurangnya menjaga jarak aman oleh pengendara tronton bermuatan batu bara ini mengakibatkan kendaraan tersebut menabrak kendaraan yang berada di depannya.
"Tronton tersebut melaju dari arah Sumedang menuju Bandung. Tronton tersebut menabrak bagian belakang mobil Pajero Sport bernopol B 1260 SJO, dan menabrak dua mobil. Tak hanya menabrak tiga mobil, tronton tersebut menabrak empat pengendara sepeda motor yang berada di depannya," katanya.
"Saat ini, korban meninggal dunia dan korban luka-luka berada di Rumah Sakit AMC Cileunyi, Kabupaten Bandung," ujar Kiki.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Tanjungsari Ternyata Rombongan Pengantin 4 Orang Meninggal, Ini Kronologinya
Baca juga: Kecelakaan Maut di Tanjungsari Ternyata Rombongan Pengantin 4 Orang Meninggal, Ini Kronologinya
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 07.30 Tadi Malam, Tabrakan Beruntun Tewaskan 4 Orang Sekaligus di Tanjungsari
Rombongan Pengantar Pengantin
Peristiwa kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (7/11/2021).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, seluruh korban adalah rombongan iring-iringan pengantar pengantin.
Gilang Mohammad Faridhansyah, salah satu korban selamat mengatakan, korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan maut tersebut merupakan rombongan yang akan menghadiri pernikahan temannya.
"Ya, mau ngantar penikahan teman di wilayah Jatinangor " kata Gilang Mohammad Faridhansyah, korban selamat kepada TribunJabar.id di lokasi.
Gilang menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya bersama temannya hendak memberhentikan kendaraan yang melaju dari arah Sumedang menuju Bandung dengan tujuan untuk mendahulukan kendaraan rombongan pengantin.
"Ada dua sepeda motor yang di parkirkan di tengah jalan untuk menyetop dulu kendaraan yang melaju dari arah Sumedang. Hal ini karena rombongan pengantin mau masuk ke ruas jalan," ujarnya.
"Saat kami menyetop, ada tiga mobil minibus yang berhenti, namun tiba-tiba truk tronton tersebut menerobos seperti hilang kendali, " ujar dia, menambahkan.
Gilang menambahkan, saat kejadian dirinya berhasil menyelamatkan diri.
"Alhamdulillah, saya selamat, namun pacar saya yang bernama Rina Anggraeni (17) meninggal dunia di lokasi kejadian, " tuturnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat, dan di lokasi kejadian terpantau tengah diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 07.30 Tadi Malam, Tabrakan Beruntun Tewaskan 4 Orang Sekaligus di Tanjungsari
4 Orang Meninggal
Peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan 4 orang sekaligus terjadi di Tanjungsari.
Sejumlah mobil terlibat tabrakan beruntun terjadi di tanjakan Sanur, Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (7/11/2021).
Pantauan TribunJabar.id dilokasi kejadian, tabrakan beruntun melibatkan 1 tronton bermuatan batu bara bernopol D 9597 AE, Pajero Sport bernopol B 1260 SJO, Daihatsu Sigra bernopol Z 1256 AS, dan Toyota Rush D 1887 VP, dan 4 sepeda motor.
"Kejadiannya sekitar pukul 07.30WIB, " kata, Iman Rahmat Hidayat (46), warga Dusun Cijangggel RT01/01, Desa Cinanjung, Tanjungsari kepada TribunJabar.id di lokasi kejadian.
Baca juga: Mobil Mewah Jenis SUV Putih Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Sukabumi, Begini Kondisi Pemiliknya
Saat kejadian, kata Rahmat, pihaknya tengah berada di kediamannya yang tak jauh dari lokasi kejadian.
"Saat saya lagi masak, banyak warga yang bilang ada kejadian tabrakan, pas saya lihat ke jalan ternyata benar ada kejadian, dan saya langsung ikut membantu mengevakuasi korban," ujarnya.
Dalam peristiwa tabrakan beruntun di tanjakan Sanur, Tanjungsari, Sumedang tersebut 4 orang meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia ada 4 orang, dan 1 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat," kata Rahmat, menambahkan.
Hingga berita ini ditulis, petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan akibat kejadian tersebut arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Sumedang maupun arah sebaliknya mengalami kemacetan cukup panjang.
Mobil Mewah Ringsek
Sebuah mobil mewah jenis SUV warna putih ringsek akibat tertimpa pohon di jalan Nasionla Sukabumi - Bogor, Sabtu malam (7/11/2021).
Peristiwa tersebut terjadi sekita pukul 23.00 WIB, tepatnya di Kampung Palagan, RT.03, RW.06, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Akibat pohon tumbang tersebut, tidak hanya menyebabkan mobil rusak.
Rumah warga, jaringan kabel PLN dan Telekomunikasi pun ikut tertimpa pohon.
"Akibat hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang, sehingga mnutup akses jalan propinsi yang mengakibatkan kemacetan slama 3 jam dan mengakibatkan kerusakan pada warung 1 unit kendaraan roda 4, dan jaringan kabel PLN, kabel telkom, " ujar Sekdis BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita.
Ada pun mobil SUV yang dikemudikan oleh Rivandi Hilma Ramadan, warga Gua Batu Dalam, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung mengalami kerusakan cukup parah.
"Mobil yang bersangkutan rusak parah dibagian belakang. Namun pengendara selamat," tutur Anita.
Pihakya, pasca kejadian tersebut langsung melakukan evakusi dan membersihkan material pohon dari jalan.
"Sempat terjadi kemacetan cukup lama. Namun sekitar pukul 00.30, dinihari tadi, arus lalulintas kembali normal," pungkas Anita.
Baca juga: SOSOK Sopir yang Berlari Selamatkan Anak Vanessa Angel Usai Ikut Terpental dalam Kecelakaan Maut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/breaking-news-kecelakaan-maut-di-tanjung-sari-sumedang-4-orang-meninggal-jalan-macet-panjang.jpg)