Breaking News:

NASIB Yuyun TKW Asal Bandung, 11 Tahun Kerja di Arab Saudi, Kakinya Cacat dan Gaji Belum Dibayar

Nasiib tenaga kerja wanita ( TKW) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memprihatinkan kembali terdengar.

Editor: dedy herdiana
Ist/DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur
Yuyun, TKW atau PMI yang pernah bekerja di Arab Saudi 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Nasiib tenaga kerja wanita ( TKW) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memprihatinkan kembali terdengar.

Kali ini, nasib itu dialami Yuyun (45). Ia adalah TKW asal Bandung Barat

Kabar menyedihkan itu terungkap setelah Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Pembaharuan (Astakira) Kabupaten Cianjur menerima laporan.

Dalam laporannya disebutkan, Yuyun mengeluhkan kerap mengalami kekerasan selama bekerja di Timur Tengah dan gajinya sisa delapan tahun belum dibayar.

Warga Kampung Tenggek, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat ini menjadi TKW melalui penyalur jasa tenaga kerja PT Amira Prima yang beralamat di Cikeas Bogor.

Yuyun berangkat ke Timur Tengah pada tahun 2011 dengan menjadi asisten penata rumah tangga di daerah Damam Arab Saudi.

Baca juga: Anak TKW Indramayu yang Minta Tolong Jokowi di Irak, Sudah 2 Bulan Putus Sekolah, Ini Curhatannya

Baca juga: Begini Nasib Casmi Sekarang, TKW Indramayu yang Ditemukan Usai Hilang Kontak 12 Tahun di Arab Saudi

Tekad untuk membantu perekonomian keluarga dan keinginan untuk membangun rumah kandas.

Selama 11 tahun ia kerap mendapat kekerasan dan pulang pada Mei 2021. 

ilustrasi TKI
ilustrasi TKI (Kompas.com/Ericssen)

"Ia bekerja pada majikannya bernama Misbah Abdul Qodir warga Yordania yang tinggal di Arab Saudi, namun hak gajinya selama 11 tahun hanya baru dua tahun yang dibayar," ujar Ketua DPC Astakira Kabupaten Cianjur, Ali Hildan, di Jalan Pramuka Cianjur, Jumat (5/11/2021).

Ia mengatakan, selain dibohongi gajinya tak dibayar selama 8 tahun, Yuyun juga mengalami cacat pada kaki kiri setelah mencoba loncat dari lantai dua untuk keluar rumah karena diduga tak kuat menahan kekerasan fisik.

Baca juga: Alasan Majikan Menahan TKW Indramayu di Arab Saudi Tak Boleh Pulang Karena Merasa Sudah Bayar Mahal

Ilustrasi TKI
Ilustrasi TKI (Tribunbanyumas.com)

"Ia berharap pemerintah Indonesia bisa membantu menyelesaikan haknya selama delapan tahun," katanya.

Ali mengatakan, selaku pemegang kuasa dari pegawai migran tersebut pihaknya akan mengupayakan hak Yuyun selama delapan tahun.

"Kami berharap pemerintah juga ikut membantu," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved