Breaking News:

Waspada Fenomena La Nina, Peningkatan Curah Hujan di Indramayu Diprediksi Meningkat 70 Persen

Caya menyampaikan, maka perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan akibat curah hujan yang tinggi tersebut.

Tribunnews.com
Ilustrasi La Nina 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Fenomena La Nina diprediksi terjadi akhir tahun hingga Februari 2022.

Menjelang musim penghujan, pengaruh La Nina di Kabupaten Indramayu akan berdampak pada peningkatan curah hujan bulanan berkisar antara 20-70 persen di atas normal.

Hal tersebut disampaikan Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya berdasarkan informasi dari BMKG, Kamis (4/11/2021).

Caya menyampaikan, maka perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan akibat curah hujan yang tinggi tersebut.

"Petugas harus siap siaga dan mempersiapkan segala peralatan yang dimiliki," ujar dia.

Masih disampaikan Caya, pihaknya juga akan mengaktifkan dan memaksimalkan embung-embung dan bendungan yang ada di Kabupaten Indramayu untuk menampung debit air hujan.

Ia berharga dengan adanya persiapan dan sinergitas yang baik daei semua pihak, bencana yang dikhawatirkan tidak terjadi di Kabupaten Indramayu.

Mengingat, pada musim penghujan sebelumnya, Kabupaten Indramayu dilanda banjir besar.

Sebanyak 22 kecamatan terendam banjir dengan sebanyak ribuan jiwa harus mengungsi.

Kabupaten Indramayu saat itu bahkan menetapkan status tanggap darurat bencana karena banjir yang terus meluas.

Pihaknya berharap, di musim penghujan tahun ini, kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kabupaten Indramayu.

"Sinergitas pentahelik dalam rangka mitigasi bencana di Indramayu diharapkan bersatu untuk mengantisipasi bahkan menanggulangi terjadinya bencana," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved