Breaking News:

27 Tanggul Kritis Terindetifikasi di Indramayu Jelang Musim Hujan, Ini Kata BBWS

Ada sebanyak 27 titik tanggul kritis di Kabupaten Indramayu teridentifikasi menjelang musim penghujan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
ILUSTRASI: Kondisi terkini di lokasi amblesnya tanah tanggul Sungai Cimanuk di Blok Renggas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (22/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ada sebanyak 27 titik tanggul kritis di Kabupaten Indramayu teridentifikasi menjelang musim penghujan.

Sebanyak 11 titik di antaranya sudah berhasil lakukan perbaikan, sedangkan 16 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Ismail Widadi berharap, proses perbaikan itu bisa secepatnya selesai.

“27 titik kami identifikasi dan terdapat 11 titik sudah kami atasi dengan melakukan tindakan-tindakan, diantaranya pembangunan tanggul dan lainnya. Sementara yang belum kami atasi 16 titik,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (4/11/2021).

Baca juga: Jelang Musim Hujan, Masih Banyak Tanggul Kritis di Indramayu yang Belum Diperbaiki

Ismail Widadi mengatakan, selain berupaya memperbaiki tanggul yang kritis, pihaknya juga sudah menyiapkan 5 pilar kesiap-siagaan dalam rangka mengantisipasi potensi bencana.

Mulai dari menyiagakan petugas 24 jam hingga peralatan dan materialnya, melakukan identifikasi lokasi kritis di lapangan melalui penelurusan atas laporan dari masyarakat, petugas di lapangan mengerahkan seluruh kemampuannya dalam mengatasi titik bencana, petugas mengamati terus menerus pada lokasi kritis dan jika terdapat potensi yang membayakan segera melaporkan.

"Terakhir, menjaga koordinasi dan kolaborasi antar petugas terutama sesama jejaring komunikasi untuk tetap solid, bersahabat, bersaudara dalam kesiapsiagaan untuk menyelamatkan orang sekitar dan nyawa diri sendiri di lokasi terjadinya bencana," ujar dia.

Di sisi lain, BBWS Cimanuk-Cisanggarang juga berharap kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran lebih dalam menjaga lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Perlu adanya kesadaran dari masyarakat dengan menjaga lingkungan sekitar termasuk aliran sungai dan irigasi tidak tersumbat oleh sampah pada saat turun hujan," ujar dia.

Baca juga: Alun-alun Sukanagara Terendam Luapan Sungai Cibala, Tanggul di Cirahong Jebol Diterjang Banjir

Baca juga: Aneh, Muncul Hawa Panas Hingga Suhu 40 Derajat di Tiap Sudut Bangunan Taman Kana-kanak di Sukabumi

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved