Breaking News:

Nama Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Turut Dicatut Oknum Penipu Ponpes, Pakai Nomor WA Palsu

Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Wakil, Kepala Kejaksaan dan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Nama Bupati Indramayu dicatut oleh orang tidak bertanggungj awab marak menimpa pejabat di Kabupaten Indramayu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kasus pencatutan nama oleh orang tidak bertanggungj awab marak menimpa pejabat di Kabupaten Indramayu.

Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Wakil, Kepala Kejaksaan dan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Indramayu.

Pelaku diketahui turut memasang foto profil pejabat yang bersangkutan untuk meyakinkan korbannya.

Informasi soal pencatutan nama ini pun banyak tersebar di media sosial, informasi ini juga diumumkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu.

Saat dikonfirmasi, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Indramayu, Dedy Suprayogi membenarkan hal tersebut.

Baca juga: Lucky Hakim Pakai Baju Adat Komboran di HUT Indramayu ke-494, Sebut Petani dan Nelayan Harus Makmur

Baca juga: Uang Infaq Rp 6 Juta untuk Renovasi Masjid Hilang Setelah Ditipu Oknum yang Catut Nama Lucky Hakim

Baca juga: Lucky Hakim Kirim Surat Laporan Tertulis ke Polisi, Minta Pelaku yang Catut Namanya Segera Ditangkap

Lanjut dia, dengan mengaku sebagai Bupati Indramayu Nina Agustina, pelaku pencatutan nama itu menghubungi sejumlah pondok pesantren dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu. 

Pelaku juga meminta nomor rekening seolah-olah hendak memberikan bantuan.

"Iya dicatut, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menanggapi nomot WA +6281365254558, karena nomor tersebut melakukan penipuan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (2/11/2021).

Kasus tersebut sebelumnya juga menimpa Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Saat itu para korbannya yang sempat tertipu melakukan pelaporan ke Polres Indramayu pada Jumat (3/9/2021).

Salah satunya yang dialami Pengurus Masjid At-Thohirul Anwar di Desa Panyingkiran Kidul, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.

Wakil Ketua DKM At-Thohirul Anwar, Kubsi mengatakan, dalam melakukan penipuan itu, oknum yang mengaku sebagai Lucky Hakim tersebut berpura-pura mengirim uang bantuan senilai Rp 21 juta lengkap dengan bukti transfer melalui WhatsApp.

Setelah itu, oknum tersebut meminta cashback sebesar Rp 6 juta dari bantuan yang ia kirim dengan alasan untuk disumbangkan ke yayasan panti asuhan.

"Karena senang, langsung saja ditransfer apa yang dia minta waktu itu, karena waktu itu kita sedang pembangunan masjid dan butuh dana besar," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved