Breaking News:

Longsor Timpa Dua Rumah Warga di Dago Bandung, Elis Baru Sadar Setelah Ada yang Teriak

Selain dua rumah, akses jalan setapak yang berada di bawah tebing tertutup longsoran tanah.

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Nazmi Abdurahman
Warga membersihkan sisa material tanah dan bambu yang longsor menimpa dua rumah di di RT 3 RW 1 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung Selasa (2/11/2021).  

"Saat itu memang sedang hujan, tapi mulai kecil, karena sebelumnya pas sore memang cukup deras. Sekitar jam 02.00 WIB saat sedang tidur, tiba-tiba ada suara gemuruh sama ada getaran seperti bangunan mau runtuh. Saat itu saya berpikir rumah mau runtuh karena atap juga udah kayak di timpa benda keras gitu," ujarnya saat ditemui di lokasi longsor, Selasa (2/11/2021).

Menurutnya, dampak longsoran membuat dinding bagian dapur dan kamar mandi jebol dan genting pun berjatuhan di dua ruangan tersebut, sehingga sejumlah perabotan di dalamnya rusak berat.

Elis mengaku, begitu mengetahui terjadi musibah tersebut, Ia hanya berpikir bagaimana agar anaknya selamat dari potensi reruntuhan bangunan yang lebih parah. 

Sehingga, dalam situasi tersebut, sambil merasakan syok yang membuat tubuhnya bergetar, Ia memeluk erat anaknya dan siap mengorbankan tubuhnya bila tiba-tiba atap kamar rumahnya ambruk menimpa keduanya.

"Karena di kamar itu hanya ada saya dan anak yang paling kecil, sedangkan suami juga anak yang paling besar ada di kamar yang berbeda, saat dengar ada gemuruh saya langsung bangun dan memeluk anak saya yang ada di samping saya, kirain bakal ambruk gitu rumahnya. Saat ada yang teriak, keluar..keluar.. saya baru sadar, langsung gendong anak saya keluar rumah," ucapnya.

Ia pun bersyukur, dampak kerusakan bangunan rumahnya tidak menyebabkan adanya korban luka dari keluarga kecilnya. 

Untuk sementara, Elis dan keluarga memilih tinggal di rumah anggota keluarga lainnya, yang berlokasi tidak jauh dari tempat tinggalnya, sambil menunggu proses evakuasi dan perbaikan dilakukan.

"Sementara, ngungsi dulu kerumah saudara, karena di sini kan keluarga semua, sambil nunggu ini ( longsoran) di bersihkan. Kalau perbaiki rumah nunggu ngumpulin uang dulu, soalnya kerusakannya engga sedikit," ujarnya.

Ia pun berharap adanya uluran bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak lainnya untuk dapat membantu memperbaiki rumahnya yang rusak akibat longsor. Serta berharap, adanya upaya antisipasi dari pihak terkait, agar musibah serupa yang terjadi, meskipun musibah ini baru pertama kali terjadi di daerahnya.

"Harapannya kepada pemerintah, semoga bisa membantu ya, karena kondisi saat ini saya dan keluarga juga engga bisa berbuat apa-apa, apalagi dampak kerusakan yang harus diperbaiki juga engga sedikit. Jadi mudah-mudahan segera ada bantuan lah, gimana solusi kedepannya, juga agar kedepannya tidak ada kejadian seperti ini lagi," katanya. (Nazmi Abdurahman/Cipta Permana)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved