Breaking News:

Lab Komputer Dibobol Maling, Penjaga MTsN 2 Kuningan Kaget Lihat Pintu Sudah Terbuka, 18 Laptop Raib

sekitar pukul 06.30 WIB, saat menjalankan tugas rutin membersihkan lingkungan sekolah, ia melihat kondisi pintu ruangan komputer sudah terbuka.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Hamid penjaga Mts 2 Negeri Kuningan menunjukkan pintu lab komputer yang terbuka. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Hamid, penjaga Mts 2 Negeri Kuningan terkejut. Hal itu setelah melihat sejumlah perangkat laptop di ruang laboratorium sekolah setempat hilang, Selasa (2/11/2021).

"Iya saya kaget, ada sebanyak 18 unit laptop di laboratorium komputer hilang dibawa maling," kata Hamid saat memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi sekolah di Desa Sindangsari, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021).

Awalnya, kata Hamid sewaktu pagi sekitar pukul 06.30 WIB, saat menjalankan tugas rutin membersihkan lingkungan sekolah, ia melihat kondisi pintu ruangan komputer sudah terbuka.

"Dari pintu terbuka itu, saya curiga ada yang tidak beres dan langsung melihat kondisi ruang komputer dari dekat. Eh benar saja di dalam sudah berantakan. Seluruh laptop yang tersimpan di setiap laci meja pun sudah hilang," kata Hamid lagi.

Baca juga: Maling Jatuh Dikejar dan Dihadang Cewek-cewek di Apotek Kimia Farma, Terekam CCTV Videonya Viral

Baca juga: VIRAL Video Juru Parkir di Kuningan Tepergok Mau Maling Motor, Bonyok Dihajar Massa, Begini Faktanya

Sesaat setelah itu Hamid langsung menelepon kepala sekolah dan melakukan pengecekan di monitor  kamera CCTV yang terpasang di dua sudut sekolah.

"Dalam rekaman terlihat aksi pencurian tersebut terjadi pada hari Senin (1/11) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kemudian dari rekaman terlihat pelakunya sepertinya antara empat hingga lima orang. Pelaku masuk dengan memanjat benteng sekolah sebelah Utara. Di sana terlihat ada bekas kaki dan kawat berduri diputus," ujarnya.

Wakil Kepala MTsN 2 Kuningan, Yayat menjelaskan, laptop tersebut merupakan hasil pengadaan tahun 2019 bantuan dari pemerintah untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Namun, sejak pandemi dan dihapusnya Ujian Nasional, keberadaan laptop tersebut kini banyak digunakan untuk kebutuhan praktik komputer para siswa," katanya.

Terkait pencurian perangkat komputer, dia mengaku telah melaporkan ke pihak Polsek Garawangi yang kemudian dilimpahkan ke Polres Kuningan. "Kami sudah lapor polisi Kang," katanya.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Muhammad Hafid Firmansyah mengatakan bahwa kejadian itu telah masuk laporan dan sekarang masih pendalaman kasus tersebut.

"Kami masih mendalami pencurian perangkat komputer di MTs Negeri 2 Kuningan. Untuk sementara belum bisa disimpulkan siapa pelakunya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved