Breaking News:

Jenazah Pria Ini Sedang Bersujud Ternyata Warga Cirebon, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Kuningan

Korban diduga sedang meneduh di pinggir jalan ketika hujan deras, akan tetapi dikarenakan korban mempunyai riwayat penyakit jantung dan hipertensi

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
istimewa
Warga Blok Paksilaur Desa Cibuntu Kecamatan Cigandamekar Kuningan Jawa Barat digegerkan dengan temuan mayat di pinggir saung 

Laporan Kontributor Kuningan,.Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Penemuan mayat di Blok Paksilaur, Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan, mendapat respons AKP Muhammad Hafid Firmansyah yang juga Kepala Satuan Reskrim Polres Kuningan.

Menurut Hafid, korban diketahui bernama Tisna (53) warga alamat Blok Gardu, Desa Greget, Kecamatan Greget, Kabupaten Cirebon.

"Hasil pemeriksaan luar Sementara  tidak ada tanda - tanda kekerasan atau penganiayaan. Dalam kronologis itu Senin malam  telah terjadi penemuan orang meninggal dunia bertempat di pinggir jalan.

Korban diduga sedang meneduh di pinggir jalan ketika hujan deras, akan tetapi dikarenakan korban mempunyai riwayat penyakit jantung dan hipertensi mengakibatkan korban kehilangan nyawanya," katanya.

Baca juga: Mayat yang Ditemukan di Pinggir Saung Kuningan Telah Diperiksa, Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuhnya

Baca juga: Warga Blok Paksilaur Kuningan Digegerkan Temuan Mayat di Pinggir Saung, Kondisi Tubuh Sudah Kaku

Posisi mayat saat ditemukan sedang bersujud

Diberitakan sebelumnya, Warga Blok Paksilaur, Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat di daerah setempat.

"Iya, semalam mayat di saung pinggir jalan daerah kami," kata Wahyu (39), salah seorang warga setempat, saat dihubungi via telepon seluler, Selasa (2/11/2021).

Semula, ia mengira sosok mayat yang ditemukan tersebut adalah petani yang mengurus saluran air untuk kebutuhan lahan pertanian

Namun, ternyata sosok mayat itu disebutnya bukanlah warga sekitar.

"Jadi semalam, ditemukan mayat itu sekitar jam setengah sepuluhan. Pas waktu itu hujan besar. Warga tadinya menyangka korban ini ketiduran habis menelusuri saluran air buat lahan pertanian, ya kan biasa musim hujan meski banyak air. Petani kami suka ngoyos (telusur) air supaya bisa di takar pasokan air yang masuk," katanya.

Tidak lama saat petugas kepolisian datang, mayat tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lanjut.

"Iya, katanya Korban di bawa mobil patroli oleh polisi tadi, mau ke rumah sakit. Gak tahu rumah sakit umum Kuningan atau rumah sakit Linggajati?" kata Wahyu lagi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved