Breaking News:

Headline Koran Tribun Jabar

Aturan Wajib Tes PCR Covid-19 untuk Penumpang Pesawat Dihapuskan, tapi Tetap Wajib Tes Antigen Sih

Pengguna jasa pesawat terbang kini kini tak perlu lagi menyertakan hasil negatif Covid-19 hasil PCR sebagai syarat perjalanan di masa pandemi Covid-19

(ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI)
Pesawat Citilink 

TRIBUNCIREBON.COM - Pemerintah akhirnya mengubah ketentuan syarat wajib tes reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) bagi pelaku perjalanan udara dari dan ke wilayah Jawa-Bali.

Pengguna jasa pesawat terbang kini kini tak perlu lagi menyertakan hasil negatif Covid-19 hasil PCR sebagai syarat perjalanan di masa pandemi Covid-19.

"Tetapi cukup menggunakan tes antigen," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dalam Konferensi Pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin (1/11).

Naik mobil dan motor pribadi jarak jauh kini wajib tes PCR Antigen
Naik mobil dan motor pribadi jarak jauh kini wajib tes PCR Antigen (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Syarat perjalanan menggunakan moda transportasi udara di Jawa-Bali tersebut, kata Muhadjir, juga berlaku untuk penerbangan non Jawa-Bali. Menurut Muhadjir, perubahan kebijakan tersebut merupakan usulan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

"Sesuai dengan usulan dari Bapak Mendagri," katanya.

Sejak diberlakukan, 18 Oktober lalu, kebijakan menyertakan hasil pemeriksaan PCR sebagai syarat perjalanan udara memang langsung menuai protes. Terlebih, kebijakan diberlakukan pada saat kasus Covid-19 di Tanah Air melandai.

Pemerintah dinilai tidak konsisten karena membuka penerbangan internasional ke Bali, namun memperketat syarat perjalanan domestik. Tujuan pemerintah untuk menggeliatkan kembali pariwisata juga dinilai tidak berbanding lurus dengan kebijakan wajib PCR bagi pengguna pesawat. Terlebih karena biaya untuk tes PCR jauh lebih mahal dari biaya untuk tes antigen.

Gembira

Pencabutan syarat PCR bagi perjalanan udara langsung mendapat sambutan masyarakat. Millena (20), gamers asal Bandung yang kerap melakukan perjalanan dengan pesawat udara mengaku pencabutan syarat PCR ini sangat menggembirakan.

"Tes antigen enggak terlalu menguras dompet. Terlalu mahal kalau harus tes PCR," ujarnya, saat dihubungi melalui telepon, kemarin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved