Breaking News:

Terjadi Getaran Hingga Bangunan Rumah Pun Bergerak di Cigugur, Ternyata Ini Penyebabnya

Pergerakan terjadi pada tanah dan bangunan warga, kata Gugun, terjadi akibat kendaraan berat yang berada di lingkungan setempat.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sejumlah warga di Kelurahan Cigugur di resah. Hal itu setelah terjadi getaran tanah hingga menggerakkan bangunan rumah warga setempat.

"Tadi pagi ada getaran, semua warga keluar rumah dan berusaha menyelamatkan diri dari ancaman rumahnya bergerak," kata Gugun warga Kelurahan / Kecamatan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Senin (1/11/2021).

Pergerakan terjadi pada tanah dan bangunan warga, kata Gugun, terjadi akibat kendaraan berat yang berada di lingkungan setempat.

"Iya, tadinya saya gak tahu kenapa ada gerakan. Kirain gempa bumi, eh tahunya ada mobil berat sedang beroperasi," ujar Gugun seraya menambahkan getaran terjadi berlangsung sekitar 30 menit.

Terpantau di lokasi kejadian getaran tadi, sebuah mobil dikenal sebagai truk Vibro Seismik sedang terparkir di area lapang bola daerah setempat.

"Oh, untuk mobil terparkir ini sudah sejak kemarin. Awalnya ada tiga mobil gede begini tapi yang satu ini katanya lagi nunggu sparepart karena tidak jalan," ujar Yeti (38) didampingi Iwan (45), saat ditemui tidak jauh dari Truck Vibro Seismik tadi.

Yeti menyebut kendaraan itu katanya sedang melaksanakan pendeteksian bumi. Hingga terjadi getaran itu akibat sedang bekerja dalam deteksi bumi.

"Kalau tulisannya sih mobil itu lagi lakukan deteksi dini bumi," katanya.

Sementara Leo Hutagalung (52) sekaligus tokoh pemuda Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur mengaku sangat resah. Sebab sebelumnya tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan kepada lapisan masyarakat sekitar. Apalagi Kuningan masih sangat terkenal dengan isu  pengeksploutasi Gunung Ciremai melalui pemanfaatan panas bumi.

"Jujur, sebenarnya kegiatan meresahkan warga. Anggapan masyarakat ini bagian dari tujuan pemanfaatan panas bumi, apakah demikian atau bagaimana?" katanya.

Leo menambahkan, dengan kejadian ini pemerintah seharusnya bisa menjelaskan kejadian terjadi di lingkungan masyarakat begini.

"Apapun itu tujuan dengan hadirnya kendaraan berat, tolong pemerintah hadir. Sebab kendaraan besar itu dijaga ketat oleh petugas dari kepolisian, masa kami gak dikasih tau sama sekali," katanya.

Hingga berita diturunkan, pihak yang bertanggung jawab dengan mobil Vibro Seismik ini belum bisa dihubungi.(*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved