Breaking News:

Harga Minyak Goreng Naik, Pelaku Usaha di Kuningan: 'Ini Bukan Naik Tapi Ganti Harga'

kenaikan harga saat ini bukan naik. Melainkan perubahan harga jual yang dilakukan para pedagang minyak di pasar atau toko modern.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Potret Minyak Goreng di Pasar Tradisional Sindangkasih Cigasong, Kabupaten Majalengka 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kenaikan harga beli minyak curah alias minyak goreng non kemasan yang terjadi di Kabupaten Kuningan, membuat pelaku usaha kecil menengah ini menjerit.

"Iya, kenaikan harga beli minyak sekarang. Hati mah menjerit, mau minta tolong, tolong ke siapa?" ungkap Neneng, salah seorang pedagang gorengan di Komplek Stadion Mashud Wisnu Saputra Kuningan, saat ditemui di lokasi jualannya, Senin (1/11/2021).

Menurut Neneng, kenaikan harga saat ini bukan naik. Melainkan perubahan harga jual yang dilakukan para pedagang minyak di pasar atau toko modern.

"Hmm... Ini mah bukan naik Kang. Tapi ganti harga, sebab kalau naik harga jual itu atau saat kami beli itu tidak seperti sekarang. Masa harga beli biasa Rp 12 ribu kini mencapai Rp 19 ribu dan harga minyak goreng kemasan juga sama ubah harga," katanya.

Baca juga: Pedagang Pasar Baru Indramayu Berharap Pemerintah Turun Tangan Naiknya Harga Minyak Goreng Curah

Baca juga: Harga Minyak Goreng Naik, Perajin Keripik Tempe di Majalengka Ikut Terpukul

Hal serupa dirasakan pedagang somay dan Batagor, adalah Ikin (48) warga Kecamatan Nusaherang, mengaku sangat pusing dengan ketentuan harga beli melonjak seperti sekarang terjadi.

"Ya Kang, perubahan harga beli bikin rungsing dan pusing. Harus gimana inih? Dagangan masih banyak, kebutuhan keluraga harus terpenuhi," katanya.

Peristiwa perubahan harga beli minyak goreng, kata Ikan mengaklaim selama dagang Batagor dan somay belum pernah mendapat bantuan sembako atau apapun dari pemerintah.

"Sebelum harga minyak naik, saya dagang beginian itu belum ada yang ngasih sembako atau bantuan apapun," kata Ikin lagi.

Mang Ikin pedagang batagor dan siomay di Taman Cirendang
Mang Ikin pedagang batagor dan siomay di Taman Cirendang (TribunCirebon.com/Ahmad Ripai)

Adanya perubahan harga jual minyak goreng, Cucu Prihatin (40) yang juga pedagang sembako di pasar tradisional Cilimus, saat ditelepon membenarkan bahwa kenaikan harga jual minyak goreng terjadi sejak beberapa hari lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved